Berita

Pramono Anung Akui Waktu Tunggu TransJakarta Lama Akibat Hujan dan Lonjakan Penumpang

Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui adanya keluhan masyarakat terkait lamanya waktu tunggu bus Transjakarta. Ia menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh dua faktor utama: musim hujan dan lonjakan jumlah penumpang transportasi umum.

Penyebab Lamanya Waktu Tunggu

“Memang harus diakui sekarang ini banyak keluhan mengenai waktu tunggu Transjakarta yang lama,” kata Pramono di Ancol, Rabu (5/2/2026). Ia merinci bahwa musim hujan sering kali menghambat operasi bus, yang berujung pada ketidaktepatan waktu kedatangan armada di halte.

Selain faktor cuaca, peningkatan pengguna transportasi umum di Jakarta juga terpantau signifikan. “Yang pertama karena musim hujan, sering kali menunggu cukup lama. Yang kedua, orang naik transportasi umum di Jakarta sekarang meningkat dengan pesat,” ujarnya.

Gratiskan Tarif Picu Kebiasaan Baru

Pramono menyebut lonjakan jumlah penumpang ini salah satunya dipicu oleh kebijakan Pemprov DKI yang menggratiskan tarif transportasi umum bagi 15 golongan masyarakat. Kebijakan ini dinilai berhasil menjadikan penggunaan transportasi publik sebagai kebiasaan baru bagi warga Jakarta.

“Karena 15 golongan kami gratiskan. Itu yang menyebabkan orang sekarang naik transportasi umum menjadi habit baru,” jelasnya.

Advertisement

Penambahan Armada Jadi Prioritas

Meskipun demikian, Pemprov DKI memastikan akan melakukan penambahan armada Transjakarta untuk mengurangi waktu tunggu penumpang. Pramono menegaskan bahwa penambahan armada menjadi prioritas utama ke depan.

“Oh pasti, pasti (ditambah),” tegasnya.

Lebih lanjut, Pramono juga menargetkan pada tahun 2029 seluruh bus di Jakarta telah beralih ke bus listrik. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung transportasi yang ramah lingkungan.

Advertisement