Polresta Barelang Ungkap Kasus Begal dan Curanmor

by -
Polresta Barelang Ungkap Kasus Begal dan Curanmor
Konfrensi Pers Polresta Barelang dalam pengungkapan kasus Begal dan Curanmor. (Foto: Ilham/berita7)

berita7.co.id, BATAM – Sebanyak tujuh pelaku kasus begal dan curanmor dirilis Sat Reskrim Polresta Barelang, Rabu (16/10/2019). Dari tujuh tersangka tersebut dua diantaranya merupakan residivis dengan kasus yang sama, dan dua diantaranya masih dibawah umur dengan kasus pencurian dengan kekerasan.

Adapun para tersangka tersebut merupakan hasil penangkapan dari beberapa polsek diantaranya Polsek Lubuk Baja, Polsek Nongsa dan Polsek Sei Beduk. Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, para pelaku kerap melakukan aksinya dijalan raya, dan targetnya merupakan wanita.

“Tujuh pelaku itu, berinisial SM, S, RP, RS, SH, CL dan AB. Dan Diantara beberapa pelaku, terdapat dua orang pelaku yang masih dibawah umur, mereka ditangkap dilokasi yang berbeda di Batam,” ujarnya.

Polresta Barelang Ungkap Kasus Begal dan Curanmor
Barang bukti pelaku Curanmor dan Curas di beberapa TKP yang ada di Batam. (Foto: Ilham/berita7)

Andri melanjutkan, dari tangan para pelaku polisi berhasil mendapatkan kunci T dan senjata tajam yang digunakan untuk menakut-nakuti dan melukai korbannya.

“Kami berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau, kunci T, sepeda motor, dompet dan satu buah handphone, tak hanya itu kami juga menahan dua orang penadah, ” Ujarnya.

Baca Juga : Bawa 3 Kilogram Ganja, RH Diamankan Satres Narkoba Polres Bintan

Kata Andri lagi, dari pengakuan para tersangka, mereka melakukan aksinya lantaran faktor ekonomi, dan dari hasil kejahatan tersebut kata Andri, digunakan para pelaku untuk kebutuhan sehari-hari.

“Dan juga sebagian mereka gunakan hasilnya untuk mengkonsumsi Narkoba,” jelasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketujuh pelaku dijerat dengan pasal 365, 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan pasal 480 KUHP tentang penadahan.

“Ancamannya maksimal sembilan tahun penjara dan untuk penadah empat tahun penjara, ” Tutupnya. (Ilham)