Jakarta – Polsek Cengkareng menunjukkan respons cepat dalam menanggapi laporan warga melalui layanan darurat 110. Petugas segera memberikan pertolongan kepada Akmal, seorang warga yang mengaku dikejar oleh debt collector atau mata elang (matel).
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 15.02 WIB di Masjid Al-Ma’mur, Jalan Daan Mogot, Kompleks Imigrasi, Cengkareng, Jakarta Barat. Akmal yang panik mencari perlindungan di masjid tersebut setelah merasa terancam oleh pengejaran.
Kapolsek Cengkareng Kompol Fernando Saharta Saragih menyatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti laporan yang masuk. “Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Cengkareng yang dipimpin oleh Pawas Iptu Hariansyah, bersama Piket Fungsi Reskrim, segera mendatangi lokasi kejadian,” jelas Fernando kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).
Setibanya di lokasi, petugas mendapati bahwa terduga debt collector yang mengejar korban telah meninggalkan tempat. “Mengetahui ada laporan ke polisi, pihak debt collector langsung meninggalkan lokasi sebelum petugas tiba,” ujar Fernando.
Berdasarkan keterangan Akmal, ia sedang mengendarai sepeda motor dari arah Tangerang menuju Majalengka ketika merasa diikuti oleh beberapa orang yang diduga debt collector. Merasa terancam, Akmal memutuskan untuk masuk ke kawasan Kompleks Imigrasi dan berhenti di Masjid Al-Ma’mur untuk mencari bantuan.
“Pelapor lalu menghubungi kepolisian melalui layanan 110,” tambah Fernando.






