Berita

Polri Gelar Panen Raya Jagung Serentak di 36 Wilayah Dukung Swasembada Pangan Nasional

Advertisement

Polisi Republik Indonesia (Polri) menggelar panen raya jagung secara serentak di 36 wilayah Polda di seluruh Indonesia pada Kamis, 8 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung.

Dukungan Swasembada Pangan

Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Kapolri, Irjen Anwar, menyatakan bahwa Polri berkomitmen penuh mendukung program swasembada pangan nasional. “Polri senantiasa mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya swasembada jagung, melalui Gugus Tugas Polri di bidang ketahanan pangan dengan melaksanakan berbagai kegiatan dan inovasi strategis serta masif dan berkelanjutan,” ujar Irjen Anwar saat panen raya di Desa Sukamahi, Kampung Tempong Gunung, Kecamatan Cikarang Pusat.

Program ini melibatkan partisipasi aktif dari 527 kelompok tani (poktan) yang terdiri dari 3.616 petani di seluruh Indonesia. Selain itu, Polri juga menggandeng berbagai elemen, termasuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan sektor swasta.

“Upaya ini dilaksanakan melalui keterlibatan aktif jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia dengan mengedepankan sinergi bersama kementerian, lembaga terkait, pemerintah daerah, kelompok tani, swasta, ormas keagamaan, dan lembaga swadaya masyarakat lainnya,” jelasnya.

Estimasi Produksi dan Luas Lahan

Irjen Anwar memaparkan bahwa total luas lahan jagung yang ditargetkan untuk dipanen pada Kuartal IV Tahun 2025 mencapai 47.830 hektare. Estimasi hasil produksi dari seluruh lahan tersebut diperkirakan mencapai 743.522 ton. Panen raya ini akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai pada hari ini.

Advertisement

“Sementara itu, luasan lahan yang dipanen pada hari ini seluas 1.191 hektare dengan estimasi produksi berkisar antara 4.765 ton hingga 11.912 ton,” ungkapnya.

Khusus untuk wilayah Polda Metro Jaya, lahan binaan yang dikelola memiliki luas 25 hektare dengan target hasil panen minimal 100 ton jagung pipilan kering berkadar air 14 persen. Ke depan, terdapat rencana perluasan lahan budidaya jagung di wilayah ini menjadi 50 hektare.

Anwar berharap kegiatan panen raya ini dapat memberikan kontribusi positif bagi program ketahanan pangan nasional. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan luas lahan tanam jagung di masa mendatang.

Advertisement