Polres Metro Tangerang Kota terus berupaya memperkuat sinergi dengan komunitas masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online (ojol). Melalui program ‘Jaga Jakarta’, kolaborasi antara Polri dan komunitas ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat.
Sinergi Melalui ‘Jumat Peduli’
Kegiatan penguatan sinergi ini diwujudkan dalam program ‘Jumat Peduli’ yang digelar di halaman Polsek Batuceper, Jalan Daan Mogot KM 21, Kota Tangerang, pada Jumat, 9 Januari 2026. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari.
“Melalui kegiatan Jumat Peduli ini, kami ingin berbagi dan menunjukkan bahwa Polri hadir untuk masyarakat. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat, membawa berkah, dan sedikit membantu kebutuhan ekonomi keluarga para pengemudi ojek online,” ujar Kombes Raden dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).
Kapolres menekankan peran strategis komunitas ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Mobilitas mereka yang tinggi dan kedekatan dengan lingkungan sekitar menjadikan mereka mitra penting bagi Polri.
“Kami berharap rekan-rekan ojol dapat menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, serta ikut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Jauhari menyerahkan 100 paket sembako sebagai bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu warga yang terdampak kondisi ekonomi. Ia juga menyempatkan diri mengunjungi ‘Ojol Mart Kamtibmas’ untuk menyapa para pengemudi ojol.
‘Jumat Curhat’ untuk Aspirasi Warga
Selain program ‘Jumat Peduli’, Kapolres juga melaksanakan kegiatan ‘Jumat Curhat’ di Masjid Jami’ An-Nur, Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper. Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap informasi dan masukan langsung dari masyarakat mengenai isu kamtibmas.
Dalam sesi tersebut, Kombes Jauhari mendengarkan berbagai keluhan dan masukan dari warga. Ia menyoroti potensi gangguan kamtibmas yang masih ada, seperti tawuran dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), meskipun wilayah Kecamatan Batuceper secara umum relatif kondusif.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan tersebut, masyarakat diimbau untuk berperan aktif dalam pencegahan. Hal ini dapat dilakukan melalui edukasi dan kegiatan positif bagi anak-anak, serta peningkatan kewaspadaan terhadap kendaraan dengan penggunaan kunci ganda, alarm, atau perangkat pengaman lainnya.






