Berita

Polres Metro Depok Siapkan Pesantren Kilat untuk Pelaku Tawuran Selama Ramadan

Advertisement

Depok – Kepolisian Resor (Polres) Metro Depok akan mengambil langkah pembinaan bagi pelaku tawuran yang terjadi selama bulan Ramadan. Para pelaku tersebut rencananya akan diikutsertakan dalam program pesantren kilat yang disiapkan oleh Polres Metro Depok.

Pembinaan Melalui Pesantren Kilat

Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras menjelaskan bahwa penanganan tawuran menjadi salah satu fokus perhatian pihaknya. “Jadi salah satu yang menjadi perhatian kami adalah masalah tawuran, salah satu nanti yang akan kita tindaklanjuti, bagaimana anak-anak yang terlibat tawuran ini nanti akan kita ikutkan di pondok pesantren kilat,” ujar Abdul Waras kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).

Abdul berharap program pesantren kilat ini dapat memberikan efek jera dan mengurangi angka tawuran di Kota Depok. Ia menekankan bahwa tawuran sangat merugikan lingkungan dan masyarakat. “Intinya kami ingin mengurangi niatan anak-anak kita, adik-adik kita untuk melakukan tawuran, karena ini sangat merugikan apabila adik-adik ini masih ngotot, nekat, tawuran, nanti akan kita masukan ke pondok pesantren kilat di Polres Metro Depok,” tegasnya.

Advertisement

Imbauan Terkait Petasan dan Perang Sarung

Selain tawuran, Abdul Waras juga menyoroti fenomena perang petasan dan perang sarung yang kerap mewarnai bulan Ramadan. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum tersebut.

“Tentu ini menjadi kajian kami dan harapan kita adik-adik atau masyarakat bisa mengisi kegiatan Ramadan dengan positif. Sehingga tadi petasan dan lain sebagainya tentu ini juga sesuai dengan regulasi yang ada, tata aturan hukum yang ada juga tidak boleh. Sehingga harapan kita jangan juga mengganggu masyarakat lain yang melakukan ibadah,” jelasnya.

Advertisement