Depok – Massa yang mengaku kerabat korban penganiayaan oleh oknum TNI Angkatan Laut (AL) mendatangi Markas Polres Depok pada Senin (5/1/2026) siang. Mereka menuntut keadilan atas tewasnya WAT (29) dan korban luka berinisial DN (39) yang diduga dikeroyok oleh prajurit TNI AL di wilayah Sukatani, Tapos, Depok, pada Jumat (2/1) dini hari.
“Polisi lambat, kita bertindak. Pokoknya jam 1 nggak ada pelaku, nyawa ganti nyawa,” teriak salah seorang pria dari massa. Massa juga menyuarakan keprihatinan atas dugaan kekerasan yang dialami korban. “Kemaluannya dibakar, dua orang, ini hukum gimana ?” teriak salah seorang lainnya.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP I Made Budi membenarkan adanya aksi massa tersebut. “Iya, kerabat korban menuntut pelaku lainnya juga diproses,” kata Made. Ia memastikan pihaknya akan memproses kasus tersebut hingga tuntas dengan memanggil saksi-saksi di lokasi kejadian. “Tentu kami dari polres akan melakukan panggilan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di TKP,” imbuhnya.
Penganiayaan yang menyebabkan WAT meninggal dunia dan DN masih dirawat itu terjadi saat kedua korban berada di dalam mobil boks. Keduanya sempat dilarikan ke RS Brimob Kelapa Dua, Kota Depok. WAT meninggal dunia dalam perawatan, sementara DN masih menjalani perawatan intensif.
TNI AL Amankan Pelaku
Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal) membenarkan bahwa salah satu terduga pelaku penganiayaan adalah oknum anggota TNI AL berpangkat Sersan Dua (Serda) berinisial M. Kadispen TNI AL, Laksma TNI Tunggul, menyatakan bahwa Serda M saat ini sedang diperiksa oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal).
“Benar, salah satu dari terduga pelaku adalah oknum anggota TNI AL atas nama Serda M,” ungkap Tunggul kepada wartawan, Sabtu (3/1). Ia menambahkan bahwa Pomal telah mengamankan Serda M dan menerima pelimpahan berkas perkara dari Polsek Cimanggis.
“Saat ini, Serda M sedang menjalani proses pemeriksaan intensif atas perbuatannya secara hukum militer,” imbuhnya. Proses hukum terhadap oknum TNI AL tersebut akan berjalan sesuai dengan aturan militer.






