Berita

Polda Metro Jaya Proyeksikan Tambak 47 Hektare di Bekasi Jadi Penyuplai Bahan Pangan Berkualitas

Advertisement

Polda Metro Jaya memproyeksikan lahan tambak seluas 47 hektare di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, menjadi bagian penting dari ekosistem rantai pasokan bahan pangan berkualitas. Langkah strategis ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan bahan baku bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Metro Jaya.

Pemanfaatan Lahan Tambak untuk SPPG

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi menyatakan bahwa lokasi tambak seluas 47 hektare tersebut terbagi dalam beberapa area dan merupakan komponen vital dalam rantai pasokan SPPG untuk wilayah Polda Metro Jaya. Di lahan ini, Polda Metro Jaya akan menyiapkan tambak udang dan ikan yang diproyeksikan sebagai lumbung pangan.

Hasil produksi dari tambak ini akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan protein melalui unit SPPG di bawah naungan Polda Metro Jaya. Program ini tidak hanya berfokus pada hasil produksi pangan, tetapi juga memiliki tujuan pemberdayaan ekonomi lokal.

Kerja Sama dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Pola kerja sama yang diterapkan melalui nota kesepahaman (MoU) dengan mitra dan warga setempat memastikan bahwa keberadaan SPPG memberikan manfaat gizi bagi penerima layanan. Selain itu, program ini juga bertujuan membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan para petambak di kawasan pesisir Bekasi.

Advertisement

Distribusi hasil panen akan dilakukan untuk mendukung pasokan bahan pangan ke seluruh SPPG Polda Metro Jaya, memastikan ketersediaan gizi yang merata.

Mitigasi Bencana Banjir di Muara Gembong

Meskipun wilayah Muara Gembong baru-baru ini dilanda bencana banjir, Kapolda memastikan operasional tambak tetap terkendali. Pengelola dan pekerja lapangan telah mengambil langkah antisipasi teknis untuk melindungi aset budidaya.

Upaya pengamanan meliputi pemasangan jaring pembatas ekstra di sekeliling petak tambak. Hal ini dilakukan untuk mencegah ikan dan udang terlepas saat debit air meningkat akibat banjir. “Alhamdulillah, upaya pengamanan sudah dilakukan sehingga kami berharap hasil panen nantinya bisa optimal. Ikan dan udang yang dibudidayakan di sini akan terus dibesarkan hingga siap didistribusikan,” ujar Irjen Asep Edi.

Advertisement