Berita

Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Diduga KKB Jadi Pelaku

Advertisement

Polisi menduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) menjadi pelaku penembakan terhadap pesawat milik PT Smart Cakrawala Aviation (Smart Air) di Boven Digoel, Papua Selatan. Dugaan ini disampaikan oleh Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo.

Dugaan Pelaku KKB

Yusuf Sutejo menyatakan bahwa indikasi mengarah pada KKB dari Yahukimo, khususnya Batalion Kanibal dan Semut Merah. “Indikasi KKB dari Yahukimo Batalion Kanibal dan Semut Merah,” kata Yusuf saat dikonfirmasi pada Kamis (12/2/2026). Namun, ia belum dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas pelaku karena timnya masih melakukan perburuan. “Masih diburu,” tegasnya.

Kronologi Penembakan

Peristiwa penembakan terjadi pada Rabu (11/2) siang di Bandara Korowai, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel. Pesawat Smart Air menjadi sasaran tembak oleh orang tak dikenal sesaat setelah mendarat.

Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro, selaku pilot dan kopilot, sempat mengirimkan pesan darurat melalui perangkat GPS saat pesawat diserang dari arah hutan. “Situasi langsung kacau. Pilot, kopilot, dan penumpang berhamburan turun dan berusaha menyelamatkan diri,” ujar Isir kepada wartawan pada Rabu (12/2).

Advertisement

Beberapa menit setelah kejadian, pilot berhasil mengirimkan pesan singkat darurat melalui GPS Garmin kepada petugas operasional penerbangan. Pesan tersebut melaporkan bahwa pesawat telah ditembaki dan mereka terpaksa berlari menyelamatkan diri ke hutan. “Beberapa menit setelah kejadian, pilot sempat mengirim pesan singkat darurat melalui GPS Garmin kepada petugas operasional penerbangan, melaporkan bahwa mereka ditembaki dan berlari menyelamatkan diri ke hutan,” jelasnya.

Upaya pilot dan kopilot untuk menyusul penumpang juga dihadang oleh tembakan dari para pelaku. Akibatnya, dua awak pesawat dinyatakan meninggal dunia karena luka tembak. “Dua awak pesawat dinyatakan meninggal akibat luka tembak,” imbuh Isir.

Penumpang Selamat

Pesawat Smart Air tersebut diketahui mengangkut 13 penumpang sipil. Menurut keterangan Irjen Johnny Eddizon Isir, seluruh penumpang pesawat berhasil selamat dari insiden tersebut.

Advertisement