Perawat bukan Pembantu Dokter

by -
Perawat bukan Pembantu Dokter
Pengambilan sumpah 250 perawat di Aula PIH Batam Center, Minggu (3/11/2019). (Foto: Barong/berita7)

berita7.co.id, BATAM  – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kota Batam menggelar kegiatan pengambilan sumpah kepada sebanyak 250 perawat yang ada di Batam. Pengambilan sumpah perawat sendiri digelar di aula PIH Batam Center, Minggu (3/11/2019) siang.

Menurut Ketua DPD PPNI Kota Batam, Candra Kamal, pengambilan sumpah perawat wajib bagi profesi perawat karena berkaitan dengan surat ijin praktik perawat (SIPP).

Pengambilan sumpah perawat sendiri bertujuan agar seluruh tenaga perawat di Batam mendapatkan sertifikat sumpah perawat dan sertifikat workshop seminar keterkaitan antara SIPP dengan sumpah perawat.

Sementara Ketua DPW PPNI Provinsi Kepri, Adil Candra menegaskan, kegiatan sumpah perawat ini akan digunakan untuk menyampaikan ke semua perawat untuk mengubah mindset lama apa sebenarnya fungsi perawat itu.

“Perawat itu mindset lama baik di dunia perawat maupun masyarakat tugas utamanya sebagai pembantu dokter. Itu yang salah. Itu mindset yang harus diubah dari sekarang. Perawat itu bukanlah pembantunya dokter, tapi merupakan mitra dari tugas dan kerja dokter,” ujarnya.

Kenapa mindset perawat yang tadinya sebagai pembantu dokter harus diubah sebagai mitra kerja dokter? Menurut Adil, panggilan akrabnya, perawat juga digembleng melalui pendidikan khusus yang hampir sama dengan dokter jalurnya. 

“Hanya saja kewenangannyalah yang berbeda. Dokter itu mengobati, sedangkan perawat adalah pihak yang bertugas merawat, melakukan perawatan ke pasien. Sayangnya mindset lama perawat merupakan pembantu dokter itu terkadang dari perawat sendiri yang sulit mengubahnya. Misalnya di rumah sakit kalau datang dokter, perawat selalu ketakutan, seakan ia memposisikan diri sebagai pembantunya dokter. Itulah yang kami minta, ubah mindset itu, dokter adalah mitra perawat, bukan pembantu,” tegasnya.

Selain itu pihak DPD PPNI Kepri sendiri, saat ini lagi berusaha bagaimana agar profesi perawat itu lebih dihargai, khususnya dari segi pendapatan atau sallary yang saat ini masih sangat minim sekali gaji perawat. Sebab, tugas perawat sendiri tak kalah vital dibandingkan tugas dokter dalam dunia medis.

“Jujur, bahkan perawat itu gajinya kalah jauh dengan pekerja di perusahaan, di PT. Padahal sekolahnya khusus. Ini yang lagi kami perjuangkan agar profesi perawat itu 

mendapatkan tempat yang layak ataupun selayaknya sesuai kemampuan yang dimilikinya,” tegasnya.

Saat ini untuk di Batam, jumlah perawat yang terdaftar di PPNI ada sebanyak 1882. Sedangkan kalau ditotal dengan yang tak terdaftar, jumlahnya mencapai 4 ribuan. (barong)

No More Posts Available.

No more pages to load.