Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar acara pengukuhan dan ta’aruf pengurus periode 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (07/02/2026). Acara ini dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan ribuan jemaah. Selain pengukuhan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memanjatkan doa bersama bagi masyarakat korban bencana di Sumatera.
Doa Bersama untuk Korban Bencana
Ketua Panitia Pengukuhan DPP MUI, Nusron Wahid, dalam sambutannya menekankan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni. “Acara ini tidak semata-mata seremoni, namun di dalam masjid Istiqlal ini, kita jadikan sebagai momentum untuk semakin mendekatkan kepada Allah. Semua ini kita lakukan di tengah-tengah di tengah kenyataan bahwa bangsa ini sedang menghadapi berbagai musibah, banjir bandang, tanah longsor dan berbagai bencana lainnya yang menimpa saudara-saudara kita dimana-mana,” ujar Nusron di Masjid Istiqlal.
Nusron menambahkan, doa bersama secara khusus ditujukan bagi korban bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. “Wabil khusus di Provinsi Aceh, di Provinsi Sumatera Utara, dan di Provinsi Sumatera Barat, dalam kesempatan baik ini marilah kita sama-sama membacakan surat Al-Fatihah, semoga beliau-beliau yang terkena bencana mendapatkan kekuatan dari Allah,” tuturnya.
Ribuan Jemaah Hadiri Pengukuhan
Acara pengukuhan pengurus MUI ini menarik perhatian ribuan jemaah. Berdasarkan data dari kode barcode pada gelang yang dikenakan oleh jemaah, tercatat total kehadiran mencapai 58.647 orang. “Berdasarkan data barcode, karena yang semua ke sini pakai gelang dan gelangnya di-barcode, tadi mencapai 58.647 orang, belum yang masuk tanpa barcode,” jelas Nusron.
Jemaah mulai berdatangan sejak pagi hari menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari sepeda motor, mobil, hingga bus. Kepadatan terlihat di berbagai area Masjid Istiqlal, termasuk di pintu masuk hingga lantai teratas ruang utama masjid.
Pejabat dan Tokoh Nasional Turut Hadir
Pengukuhan pengurus MUI ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat negara dan tokoh nasional. Di antaranya adalah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Penasehat Presiden Bidang Haji dan Umrah Muhadjir Effendy. Jajaran menteri yang tampak hadir meliputi Menko Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri PPPA Arifatul Choiri, dan Menteri Perhubungan Dody Purwagandhi.
Selain itu, turut hadir pula Wamen Komdigi Angga Raka, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Kepala BIN Herindra, Kepala BGN Dadan Indrayana, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.






