Berita

Penataan Pasar Baru, Glodok, dan Kota Tua Jakarta Dimulai Pertengahan 2026 Bersamaan Proyek MRT

Advertisement

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa kawasan bersejarah Pasar Baru, Glodok, hingga Kota Tua akan menjalani revitalisasi komprehensif mulai pertengahan tahun 2026. Penataan ini sejalan dengan progres pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) fase 2A yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Integrasi dengan Pengembangan TOD dan Jalur MRT

Pramono Anung menjelaskan bahwa revitalisasi kawasan Pasar Baru, Glodok, Pecinan, dan Kota Tua akan terintegrasi penuh dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) di area Monas. Selain itu, penataan ini juga akan menyelaraskan dengan pengembangan jalur MRT yang menghubungkan pusat kota hingga kawasan Kota Tua.

Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memprioritaskan penyelesaian proyek MRT. Dalam waktu dekat, pembangunan MRT di kawasan Duta Merlin, Petojo Utara, Jakarta Pusat, dijadwalkan memasuki tahap groundbreaking.

“Kalau tidak minggu-minggu ini atau minggu depan, kita mulai groundbreaking MRT yang ada di Duta Merlin, lanjut sampai Kota Tua,” ujar Pramono di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Target Operasional MRT dan Dampak Revitalisasi

Pramono menargetkan jalur MRT di kawasan Monas dapat beroperasi penuh pada tahun 2027. Sementara itu, jalur yang membentang hingga Kota Tua diharapkan rampung dan beroperasi sepenuhnya pada tahun 2029.

Advertisement

Menurut Pramono, setelah infrastruktur transportasi utama ini berjalan, penataan menyeluruh terhadap kawasan bersejarah seperti Pasar Baru dan Glodok akan segera dilaksanakan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kenyamanan, aksesibilitas, serta daya tarik wisata di area tersebut.

“Kalau sudah dikerjakan sekalian, harapannya kawasan-kawasan lama di Jakarta bisa lebih rapi, nyaman, dan hidup kembali,” imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur Anung juga mendorong agar PAM Jaya segera melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan porsi kepemilikan publik sebesar 30%.

Advertisement