Berita

Pemkot Padang Terima Rp 4,53 Miliar Bantuan Rumah Korban Bencana Hidrometeorologi

Advertisement

Pemerintah Kota (Pemkot) Padang menerima bantuan tahap pertama dari Pemerintah Pusat untuk korban bencana hidrometeorologi. Bantuan ini diperuntukkan bagi pemilik rumah yang mengalami kerusakan ringan (RR) dan rusak sedang (RS), serta mencakup tiga provinsi terdampak: Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.

Bantuan Diserahkan Virtual

Penyerahan bantuan tahap I ini dilakukan secara virtual. Acara tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Turut hadir pula Dankor Brimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat dan Sestama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, pada Jumat (13/12/2025).

Rincian Bantuan untuk Kota Padang

Wali Kota Padang, Fadly Amran, merinci total dana bantuan yang diterima Kota Padang senilai Rp 4,53 miliar. Rinciannya adalah bantuan untuk rumah Rusak Ringan sebesar Rp 3,72 miliar yang diperuntukkan bagi 248 Kepala Keluarga (KK). Sementara itu, bantuan untuk rumah Rusak Sedang sebesar Rp 810 juta diberikan kepada 27 KK.

Setiap penerima bantuan kategori Rusak Ringan mendapatkan Rp 15 juta, sedangkan untuk kategori Rusak Sedang menerima Rp 30 juta. Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas penyaluran bantuan yang langsung menyasar masyarakat terdampak bencana di Kota Padang.

Advertisement

“Kami berharap juga dukungan dari Pemerintah Pusat untuk mempercepat pembangunan rumah Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat Kota Padang yang rumahnya rusak berat. Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan lahan di tiga lokasi untuk pembangunan rumah Huntap warga yang terdampak rusak berat,” ujar Fadly dalam keterangan tertulisnya.

Dukungan Pemerintah Pusat untuk Tiga Provinsi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Pratikno, menjelaskan bahwa pemerintah pusat memberikan bantuan stimulan untuk perbaikan rumah di tiga provinsi terdampak. Total tercatat sebanyak 9.884 unit rumah mengalami rusak ringan dan 7.389 unit rumah rusak sedang.

“Total alokasi anggaran di Aceh mencapai sekitar Rp 341,5 miliar, di Sumatera Utara sekitar Rp 10,8 miliar, dan di Sumatera Barat hampir Rp 17,5 miliar. Dengan berbagai bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat segera memperbaiki rumah secara mandiri dan kembali menjalani kehidupan normal,” tutup Pratikno.

Advertisement