— Soft launching Indonesia Application Summit (IN-APPS) 2026 digelar di Sinar Mas Land Experience Center, BSD City, Tangerang. Kegiatan ini menjadi langkah awal menuju perhelatan penuh IN-APPS 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 16–17 September 2026 di ICE, BSD City.

Forum nasional ini mengusung tema “Application as the New Engine of Creative Economy Growth” dan fokus mengangkat subsektor aplikasi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Penyelenggara menyajikan IN-APPS sebagai ruang pertemuan antara pemerintah, pelaku industri, pengembang aplikasi, startup, investor, akademisi, asosiasi, dan komunitas digital.

Acara soft launching dimulai dengan sambutan tuan rumah, diikuti pidato pembuka dari Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, serta rangkaian seremoni peluncuran dan sesi doorstop bersama media.

Puncak kegiatan menampilkan diskusi panel bertajuk “Building Indonesia’s Future Through Digital Application” yang melibatkan perwakilan Sinar Mas Land, Kementerian Ekonomi Kreatif, ASPILUKI, dan PT Kaya Indonesia dengan moderator Audrey Chandra.

“Aplikasi digital hari ini bukan sekadar produk teknologi, melainkan mesin baru penggerak ekonomi kreatif nasional. Melalui IN-APPS 2026, kami ingin memperkuat sinergi antara pemerintah, industri, dan talenta digital agar Indonesia mampu melahirkan lebih banyak aplikasi yang berdaya saing global,” kata Teuku Riefky Harsya.

Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, penguatan ekosistem aplikasi harus mencakup peningkatan kapasitas talenta digital, penguatan model bisnis, serta perluasan akses pembiayaan dan investasi bagi pengembang lokal.

Ketua Umum Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia (ASPILUKI), Djarot Subiantoro, menyatakan dukungan penuh organisasi untuk IN-APPS 2026. “ASPILUKI berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan IN-APPS 2026 sebagai wadah strategis bagi pengembang aplikasi Tanah Air untuk berkolaborasi, berbagi wawasan, dan memperluas jejaring bisnis, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

PT Kaya Indonesia, sebagai penyelenggara, menegaskan bahwa IN-APPS 2026 dirancang tidak sekadar sebagai forum diskusi. Acara ini dimaksudkan juga sebagai platform yang menghubungkan pengembang aplikasi dengan investor, mitra bisnis, dan pembuat kebijakan untuk mendorong kolaborasi dan peluang bisnis konkret.

Soft launching dihadiri sekitar 50 undangan yang meliputi perwakilan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, jajaran CEO, CIO, CTO, CDO perusahaan teknologi, startup, developer, asosiasi, akademisi, investor, dan media. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan terhadap penyelenggaraan IN-APPS 2026.

Rangkaian Acara di IN-APPS 2026

IN-APPS 2026 pada 16–17 September akan menghadirkan rangkaian konferensi, pameran, dan sesi kolaborasi bisnis lebih luas. Penyelenggara menargetkan acara ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru industri aplikasi digital di kawasan.