Berita7 — Medan — Dua wanita yang diduga memeras seorang ASN di Medan menjadi tersangka setelah korban dilaporkan lompat dari lantai 12 sebuah apartemen. Salah satu pelaku, berinisial FR (31), tercatat sempat berkonsultasi dengan layanan artificial intelligence (AI) usai peristiwa itu.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis menyampaikan bahwa FR mencari informasi tentang mekanisme penyelidikan polisi dan bagaimana menghadapi pemeriksaan setelah kejadian.
Kronologi Kejadian
Adrian menjelaskan korban adalah ASN Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nias berinisial AL (27). Korban diduga melompat dari lantai 12 Apartemen Skyview di Medan karena diperas oleh dua wanita open BO berinisial FR (31) dan JS (29).
“Jadi, setelah kejadian itu, FR ini sempat berkonsultasi AI,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis saat konferensi pers.
Menurut Adrian, pelaku FR menanyakan sejumlah rincian ke AI terkait proses penyelidikan, antara lain: “Berapa hari kita akan dipanggil ke kantor polisi sebagai saksi dari waktu kejadian?. ‘Kalau ada orang bunuh diri, kita di TKP, berapa lama kita dipanggil?’.”
FR juga menanyakan waktu aman jika tidak dipanggil: “Kalau satu minggu setelah kejadian, kita tidak dipanggil oleh polisi, apakah kita sudah di posisi aman atau belum?” dan mencari cara untuk mempersiapkan diri menghadapi pemanggilan polisi: “Gimana cara supaya tenang menghadapi nanti kalau kita dipanggil polisi?”
Perjalanan Korban Sebelum Peristiwa
Adrian memaparkan bahwa korban awalnya datang dari Kabupaten Nias ke Kota Medan untuk mengambil Surat Keputusan (SK) ASN-nya. Pada Kamis (9/7) korban menginap di apartemen tersebut, tepatnya di lantai 12.
Pada Jumat (10/7) pukul 00.00-03.00 WIB, korban sempat berteleponan dengan pacarnya. Setelah itu, korban membuka aplikasi MiChat untuk mencari wanita yang akan disewanya.
Sekira pukul 03.30 WIB, korban berkomunikasi dengan pelaku FR melalui aplikasi MiChat dan menyuruh pelaku datang ke apartemen. Saat tiba, FR ternyata mengajak temannya, JS.
“Pukul 04.21 WIB, kedua tersangka ini tiba di hotel dan menunggu di lobby. Lalu, pukul 04.23 WIB, korban dari lantai atas menjemput si kedua tersangka di lobby,” kata Adrian.
Baca selengkapnya di sini
Ikuti Berita7
