— GAYO LUES – Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesra (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, dr H Nevirizal, mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Keputusan ini diambil menyusul viralnya video pamer kekayaan atau flexing yang dilakukan oleh anaknya di media sosial.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Meulaboh, Aceh Barat, Nevirizal menyatakan bahwa pengunduran dirinya dilakukan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Ia menyoroti perhatian publik yang muncul akibat perilaku anggota keluarganya yang menimbulkan polemik dan berpotensi memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi tempatnya mengabdi.

Surat pengunduran diri tersebut terhitung sejak tanggal pengajuannya dan telah diserahkan kepada Wakil Bupati Gayo Lues, H Maliki, di Blangkejeran. Penyerahan dilakukan karena Bupati setempat sedang menjalankan dinas di luar daerah.

Nevirizal menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas perhatian publik yang timbul dari perilaku anggota keluarganya. Meskipun permasalahan tersebut bersifat pribadi, ia menyadari kewajiban etika sebagai pejabat publik untuk menjaga integritas dan nama baik lembaga.

Ia berharap dengan pengunduran dirinya, akan tercipta ruang dan kesempatan yang lebih baik untuk proses evaluasi serta perbaikan di lingkungan pemerintahan daerah. “Demi menjaga nama baik institusi serta memberikan kesempatan agar proses evaluasi dan perbaikan dapat berjalan dengan baik, saya memilih mengundurkan diri dari jabatan yang saya emban saat ini,” ujarnya.

Melalui surat tertulisnya, dr H Nevirizal juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada pimpinan, rekan kerja, serta seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Gayo Lues atas kegaduhan yang sempat terjadi akibat peristiwa tersebut.