Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di Jakarta Selatan dipadati pengunjung selama musim liburan sekolah. Ramainya destinasi wisata ini membawa berkah tersendiri bagi para pedagang tikar musiman.
Cuan Jutaan dari Jualan Tikar
Salah satu pedagang yang merasakan manfaatnya adalah Dede (45), warga Cikarang, Bekasi. Selama 10 tahun terakhir, Dede telah menjadi pedagang tikar musiman di sekitar Ragunan saat liburan tiba. “Udah lama. Pokoknya dari anak saya SMP, 10 tahun ada. Rumah di Cikarang, kerjanya di sini di Ragunan. (Jadi pedagang) musiman,” ungkap Dede saat ditemui, Minggu (4/1/2026).
Dede menjelaskan bahwa suaminya berjualan tikar setiap hari di Ragunan, namun ia memilih ikut membantu pada masa liburan untuk menambah kebutuhan keluarga. “Kalau suami tiap hari (jualan tikar). Iya (sama suami jualan tikar) tapi titiknya beda. (Ya jualan tikar) kadang ramai, kadang sepi. Tergantung ini aja, tergantung pengunjung. Karena kebutuhan, karena kebutuhan terus mau ngebantu suami,” tuturnya.
Penghasilan dari berjualan tikar memang tidak menentu. Namun, pada momen liburan, Dede mengaku bisa meraup keuntungan hingga Rp 2 juta dalam sepekan. “Kalau keuntungan nggak tentu juga sih. Kadang rame, kadang sepi. Ya paling dapat cuman Rp 300 ribu doang, itu satu hari. Alhamdulillah habis. Kalau saya seminggu doang (jualan). Kalau suami iya (sehari-hari). Dari pertama liburan,” jelas Dede.
Ia menambahkan, “Ya ada kayaknya (Rp 2,1 juta sepekan). Kalau nggak dipake buat yang lain-lain. Kalau rame, kadang-kadang 50 lembar tuh. Kalau nggak rame, 20 lembar. Satu lembarnya itu kan Rp 10 ribu. Itu kan dibagi dua sama yang punya tikar.”
Ribuan Wisatawan Padati Ragunan
Di sisi lain, Taman Margasatwa Ragunan mencatat lonjakan pengunjung yang signifikan di penghujung libur sekolah. Humas TMR, Wahyudi Bambang, menyatakan bahwa hingga Minggu siang (4/1/2026), tercatat 31.074 pengunjung telah memadati area Ragunan. “Ini masih ramai sih, kalau prediksinya sekitar 50 ribu pengunjungnya. Kalau hari ini per pukul 12.00 WIB ada 31.074 pengunjung,” ujar Bambang.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean pengunjung di loket tiket masih panjang. Di dalam area Ragunan, banyak keluarga yang menggelar tikar, menikmati santapan, dan anak-anak bermain di area rumput. Pengunjung juga tampak antusias mengunjungi kandang berbagai jenis binatang untuk tujuan edukasi.






