Jakarta – Menghadapi perubahan cuaca ekstrem dan potensi banjir yang mengintai, masyarakat kini memiliki alat bantu yang lebih efektif. Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) hadir dengan berbagai fitur unggulan yang dirancang khusus untuk memantau dan mengantisipasi bencana banjir di ibu kota.
Fitur Pantau Banjir di JAKI
Aplikasi JAKI menyediakan informasi real-time mengenai kondisi wilayah sekitar, memberikan pengguna pemahaman mendalam tentang potensi banjir. Fitur ini mencakup:
- Informasi peringatan dini banjir, lengkap dengan perkiraan waktu dan lokasi kejadian.
- Data terkini mengenai tinggi muka air dan status operasional pompa air.
- Peta banjir yang divisualisasikan hingga tingkat RT, memudahkan identifikasi area terdampak.
- Jumlah wilayah yang dilaporkan terdampak banjir.
- Peta informasi banjir yang komprehensif.
- Materi edukasi mengenai kesiapan menghadapi banjir.
Untuk memanfaatkan fitur ini, pengguna cukup mengunduh aplikasi JAKI di ponsel mereka, membuka aplikasi, memilih menu ‘Beranda’, lalu menekan opsi ‘Pantau Banjir’.
Pelaporan dan Tanggap Darurat Melalui JAKI
Selain pemantauan, JAKI juga memfasilitasi pelaporan genangan air dan menyediakan tombol darurat untuk situasi genting. Pengguna dapat mengaktifkan ‘Notifikasi’ untuk menerima peringatan dini cuaca langsung dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Fitur ‘Lapor’ memungkinkan warga melaporkan genangan air yang berpotensi menjadi banjir atau melaporkan kejadian banjir itu sendiri. Untuk kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat, fitur ‘Tombol Darurat’ menyediakan akses ke layanan penting seperti panggilan darurat ambulans.
Cara mengaksesnya adalah dengan membuka aplikasi JAKI, memilih ‘Beranda’, lalu menekan ‘Tombol Darurat’ dan memilih layanan yang dibutuhkan.
Mitigasi Banjir: Sebelum, Saat, dan Sesudah
Mengutip informasi dari akun Instagram BPBD DKI Jakarta (@bpbddkijakarta), kesiapan menghadapi banjir dapat ditingkatkan melalui langkah-langkah berikut:
Sebelum Banjir:
- Identifikasi wilayah rawan banjir di sekitar Anda.
- Manfaatkan fitur Pantau Banjir di aplikasi JAKI untuk memantau potensi banjir.
- Perhatikan setiap notifikasi peringatan dini yang diberikan oleh JAKI.
- Pastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat.
- Simpan barang berharga dan dokumen penting di tempat yang lebih tinggi, serta siapkan salinan digitalnya.
- Siapkan tas darurat yang berisi dokumen penting, obat-obatan, senter, dan kebutuhan esensial lainnya.
Saat Banjir:
- Tetap tenang dan prioritaskan keselamatan diri serta orang di sekitar.
- Matikan jaringan listrik dan hindari berada di area dengan arus air.
- Laporkan kondisi banjir melalui fitur Laporan Warga di aplikasi JAKI.
- Patuhi arahan evakuasi dari petugas dan ikuti informasi resmi dari BPBD atau instansi berwenang.
Sesudah Banjir:
- Kembali ke rumah hanya setelah dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
- Gunakan alas kaki untuk melindungi diri dari benda tajam yang mungkin tertinggal.
- Bersihkan lumpur dan lakukan sterilisasi rumah.
- Periksa instalasi listrik sebelum kembali menggunakannya.
- Laporkan kerusakan fasilitas umum dan lingkungan akibat banjir melalui aplikasi JAKI.
Masyarakat juga dapat menyaksikan video edukasi mengenai kesiapsiagaan banjir, seperti yang ditayangkan terkait sirene di Sungai Cisadane Tangerang yang meraung, mengingatkan warga untuk siaga banjir.






