Berita

Pantai Teluk Labuan Pandeglang Dipenuhi Sampah Kayu, Diduga Berasal dari Luar Banten

Advertisement

Pandeglang – Tumpukan sampah dan kayu mendominasi area Pantai Teluk Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kayu-kayu tersebut diduga kuat berasal dari luar wilayah Banten, bahkan ada yang menyebutkan dari Aceh.

Pedagang Keluhkan Gangguan Aktivitas

Mu’minah, seorang pedagang di kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa sampah kayu mulai berdatangan sejak beberapa hari lalu. “Sampah kayu ini dari kemarin-kemarin datengnya, kalau datengnya nggak tahu ya, tapi ada yang ngomong dari Aceh,” ujarnya pada Selasa (6/1/2025).

Tumpukan kayu dan sampah yang menutupi lapak pedagang ini menimbulkan keresahan. Mu’minah menjelaskan bahwa kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas berjualan. “Pasti terganggu ya, karena kan kita pedagang nggak bisa pasang lesehan karena banyak sampah, terus tamu-tamunya juga pada risi. Tapi pedagang lainnya sih tetep pada jualan, meski kondisinya begini,” keluhnya.

Ia menambahkan, sejumlah warga dan pedagang telah berupaya membersihkan sisa kayu yang berserakan. Mu’minah berharap ada penanganan serius dari pihak berwenang. “Pengennya ada yang ngebersihin biar kita jualannya juga nggak terganggu,” harapnya.

Nelayan Kesulitan Melaut Akibat Tumpukan Kayu

Gangguan serupa juga dirasakan oleh para nelayan. Rudin, seorang nelayan, melaporkan bahwa kayu-kayu tersebut juga tercecer di sekitar perairan, menghambat aktivitas melaut.

“Menghambat keluar masuk kapal karena ada sampah-sampah kayu, pasti lah ganggu ke nelayan, kan takut juga kena kapal,” tuturnya.

Advertisement

Rudin menduga kayu tersebut berasal dari Pulau Sumatera yang terbawa arus ombak akibat cuaca ekstrem. Ia beralasan jenis kayu dan potongannya tidak ditemukan di wilayah Pandeglang. “Nggak tahu juga datangnya dari mana, tahu-tahu ada di sini aja, mungkin dari seberang dari Sumatera atau dari Padang, yang jauh lah, karena kayu-kayu jenis dan potongan begini nggak ada di Pandeglang,” jelasnya.

Dinas Lingkungan Hidup Akui Adanya Sampah Kayu

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Pandeglang, Winarno, saat dihubungi terpisah, mengaku tidak mengetahui secara detail asal-usul kayu tersebut. Namun, ia membenarkan informasi dari warga bahwa kayu berasal dari luar Banten.

“Info dari warga berasal dari luar Banten,” katanya.

Winarno juga tidak dapat memastikan jumlah pasti kayu yang terdampar. Ia mengklaim bahwa sampah kayu tersebut sudah dibersihkan. “Sudah (dibersihkan),” tegasnya.

Advertisement