Jakarta – Komika Pandji Pragiwaksono dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya pada Jumat, 6 Februari 2026. Pemeriksaan ini terkait laporan dugaan penistaan agama yang dipersoalkan sejumlah pelapor atas materi stand-up comedy berjudul ‘Mens Rea’.
Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin menyatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah pertanyaan yang berfokus pada substansi permasalahan yang disampaikan Pandji.
“Kita sudah siapkan beberapa pertanyaan yang terkait dengan substansi permasalahan tersebut, yang ada kaitan dengan apa yang disampaikan oleh beliau. Nanti kita tunggu hasil keterangan yang disampaikan oleh beliau, sebagaimana yang dipermasalahkan atau yang dipertanyakan oleh para pelapor,” ujar Iman kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).
Iman menambahkan bahwa Pandji telah mengonfirmasi kehadirannya untuk memenuhi panggilan pemeriksaan. Penyidik masih mendalami enam laporan yang masuk terhadap Pandji.
“Ya sesuai dengan apa yang dilaporkan atau yang diadukan sama para pelapor saja. Nanti kita pertanyakan untuk mengkonfirmasi supaya proses penyidikan ini kita jaga keberimbangannya,” imbuhnya.
Laporan Dugaan Penistaan Agama
Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait materi stand-up comedy ‘Mens Rea’. Laporan terbaru dilayangkan oleh Majelis Pesantren Salafiyah yang diwakili oleh kiai bernama Sudirman, dengan nomor registrasi LP/B/567/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Salah satu perwakilan Majelis Pesantren Salafiyah, Kiai Matin Syarkowi, menjelaskan bahwa pelaporan didasari penilaian materi Pandji yang dianggap menistakan agama Islam. Materi yang dipersoalkan adalah narasi mengenai orang yang rajin salat apakah otomatis menjadi orang baik, di mana Pandji menyebutkan tidak.
Sebelumnya, Pandji juga telah dilaporkan terkait dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama. Laporan tersebut diajukan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah, yang menilai materi Pandji dapat menimbulkan kegaduhan dan perpecahan.
Polda Metro Jaya telah memeriksa sejumlah ahli dan saksi terkait laporan dugaan penistaan agama ini, dan pemanggilan terhadap Pandji kini telah dijadwalkan.
Respons Pandji Pragiwaksono
Menanggapi hal tersebut, komika Pandji Pragiwaksono menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh proses hukum. Ia juga terbuka untuk berdialog dengan berbagai pihak.
“Yang pasti saya akan jalanin prosesnya saja. Saya tidak akan menghindar dari ajakan untuk berdialog, saya tidak akan menghindar dari panggilan. Ketika saya dibutuhkan untuk hadir, tentu saya akan hadir,” ujar Pandji di kantor MUI Pusat, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).
Pandji menegaskan bahwa pertunjukan ‘Mens Rea’ dibuat dengan niat baik untuk menghibur masyarakat. Seluruh materi yang dibawakan merupakan refleksi dari keresahan masyarakat, bukan semata-mata keinginan pribadi.






