GRESIK – Aksi teror pelemparan batu terhadap Bus Trans Jatim Koridor 4 di wilayah Manyar, Gresik, Jawa Timur, akhirnya terungkap. Pelaku yang diamankan polisi ternyata adalah seorang aparatur sipil negara (ASN).
Pelaku ASN, Batu Dibawa Sejak dari Rumah
Kanit Resmob Polres Gresik, Ipda M Asraf, menjelaskan pelaku diketahui berinisial SD (49), warga Kecamatan Sidayu. Ia ditangkap oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik pada Kamis (15/1/2026) sore. Menurut Asraf, pelaku telah mengakui perbuatannya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, SD diketahui merupakan seorang ASN. Namun, konfirmasi lebih lanjut mengenai instansi tempat pelaku bertugas masih belum diketahui.
“Pelaku sudah kami amankan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, yang bersangkutan diketahui merupakan seorang ASN,” ujar Asraf, dilansir detikJatim, Minggu (18/1/2026).
Kronologi Pelemparan
Asraf menambahkan, pelemparan batu terjadi pada pukul 06.00 WIB. Saat itu, pelaku sedang mengendarai sepeda motor dari arah Sidayu menuju Kota Gresik. Bus Trans Jatim melaju dari arah berlawanan.
Batu yang digunakan untuk memecahkan kaca bus ternyata tidak diambil dari pinggir jalan saat kejadian. Batu tersebut sudah dibawa oleh pelaku sejak berangkat dari rumahnya di Kecamatan Sidayu.
“Ini yang kami tekankan, batu itu sudah dibawa sebelumnya. Jadi perbuatannya tetap kami nilai sebagai tindak pidana perusakan, bukan reaksi spontan semata,” tegasnya.






