Pedagang UKM Tolak Larang Edar Minyak Goreng Curah

by -
Pedagang UKM Tolak Larang Edar Minyak Goreng Curah
Pedagang terlihat masih menggunakan minyak goreng curah. (Foto: Ilham)

berita7.co.id, BATAM – Pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Batam menolak larangan edar minyak goreng curah tanpa kemasan yang dianggap tidak sehat dan higienis oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag), pada awal Januari lalu.

Apalagi harus berlabel dan kemasan sesuai dengan pasar modern, dan hal ini sama saja mematikan industri kecil menengah dan UMKM.

salah satu pedagang gorengan di gerbang Perumahan Center Park, Batam Centre, Sutopo sangat keberatan dengan rencana diadakanya pelarangan edar tersebut.

“Saya mengunakam minyak satu hari itu sekitar 15 liter. Kalau pakai minyak kemasan itu mahal, terus keuntungan saya berapa,” kata Sutopo, Jumat (11/10/2019).

Sutopo menjelaskan, dibandingkan dengan minyak goreng kemasan, harga minyak goreng curah cenderung lebih murah. Jika beralih ke minyak kemasan, otomatis biaya produksi semakin bertambah.

“Tidak masalah minyak goreng curah tidak beredar lagi, tapi sebagai gantinya pemerintah harus samakan harga minyak kemasan dengan minyak goreng minyak goreng curah,”.ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan pedagang Sembako di Pasar Center Park, Yuli menjelaskan dalam sehari menjual minyak goreng curah 10 kg, dan kebanyakan pembeli dari tukang penjual gorengan. 

“Minyak goreng curah lebih hemat dan menguntungkan bagi pedagang kecil, seperti pedagang gorengan,” katanya. 

Yuli menjelaskan, sekitar 70 persen orang rumahan mengunakan minyak goreng kemasan, ketimbang pengusaha gorengan curah. “Ya biasanya orang rumahan lebih mementingkan kesehatan ya. Tapi tergantung ekonomi seseorang juga,” ujar Yuli.

Sementara itu, terdapat beberapa pedagang yang ternyata belum mengetahui rencana peraturan pemerintah tersebut terkait larangan minyak curah.

Reaksi para pedagang gorengan mayoritas sama, yaitu menolak dan berharap pemerintah membatalkan rencana larangan tersebut, karena menurutnya efeknya ke pedagang kecil. (ilham)

No More Posts Available.

No more pages to load.