Berita7 — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan pesan terbuka kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia. Pesan ini disampaikan melalui media sosial setelah keduanya menghadiri rapat kerja bersama Komisi II DPR yang membahas indikator kinerja utama (KPI) bagi ASN.
Surat Terbuka MenPAN-RB Rini Widyantini
Pada Sabtu (17/7), MenPAN-RB Rini Widyantini mengunggah surat tertulis tangan yang ditujukan kepada seluruh ASN. Dalam surat tersebut, ia mengapresiasi kinerja ASN dan berpesan untuk senantiasa melayani masyarakat dengan baik, meskipun tidak semua upaya mereka terlihat.
“Untuk seluruh ASN yang saya cintain dan banggakan. Melalui pesan ini, saya ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh ASN yang setiap hari terus bekerja melayani masyarakat,” tulis Rini dalam unggahan Instagramnya @menpanrb. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan menguatkan semangat pengabdian.
Isi surat lengkapnya menyatakan:
“Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di penjuru Indonesia, yang saya cintai dan banggakan. Hari ini saya ingin menyapa anda sebagai sesama manusia yang sedang mengemban amanah besar. Saya tahu, tidak semua hari terasa mudah. Ada yang bekerja dengan keterbatasan. Ada yang menghadapi ekspektasi masyarakat yang tinggi. Ada yang harus tetap tersenyum melayani, meskipun sedang menyimpan lelah, rindu keluarga, atau persoalan pribadi. Namun setiap pagi, Anda tetap mengenakan seragam Pengabdian. Tetap membuka ruang pelayanan. Tetap menjawab kebutuhan masyarakat. Tetap hadir. Dan ketahuilah, kehadiran itu berarti amanah dan ibadah. Mungkin tidak semua kerja keras Anda mendapat tepuk tangan. Mungkin tidak semua pengorbanan menjadi berita. Namun setiap anak yang mendapat pendidikan lebih baik, setiap pasien yang dilayani dengan tulus, setiap bantuan yang sampai kepada masyarakat, setiap jalan yang dibangun, setiap data yang dikelola dengan benar, semuanya adalah wajah nyata negara yang bekerja. Negara hadir melalui tangan-tangan Anda. Di tengah berbagai tantangan dan juga peluang lompatan besar Indonesia yang kita hadapi hari ini, saya ingin mengajak kita semua tetap fokus arah untuk menjalankan amanah besar dari Negara yang kita cintai. Tantangan jadikan booster untuk terus semangat melayani. Justru saat tantangan besarlah profesionalisme dibuktikan, dan pengabdian menemukan maknanya. Sejarah bangsa ini tidak dibangun oleh mereka yang bekerja hanya ketika keadaan mudah. Sejarah dibangun oleh mereka yang tetap berdiri, tetap bekerja, dan tetap percaya bahwa kebaikan yang dilakukan hari ini akan menjadi warisan bagi generasi berikutnya. Saya percaya masih sangat banyak aparatur yang bekerja dalam diam, tanpa sorotan, tanpa pujian, tetapi dengan dedikasi yang luar biasa. Mereka adalah wajah Indonesia yang sesungguhnya. Teruslah menjadi ASN yang berAKHLAK. Teruslah menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, saling menguatkan, dan menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas. Semangat Bangga Melayani Bangsa menjadi fondasi budaya bekerja ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara kita tercinta. Mari kita buktikan bahwa birokrasi bukan sekedar menjalankan administrasi, tetapi menjadi kekuatan yang menghadirkan harapan. Terima kasih atas dedikasi, kesabaran dan ketulusan Anda semua. Tetaplah menjadi cahaya. Tetaplah melayani, bahkan ketika tidak semua orang melihat. Karena Indonesia yang maju tidak lahir dari kerja satu orang, tapi dari jutaan ASN yang memilih untuk tetap mengabdi dengan hati. Teruslah melayani. Teruslah menginspirasi. Teruslah menjaga Indonesia. 18 Juli 2026. Salam hangat. RINI WIDYANTINI.”
Pesan Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh
Menyusul pesan dari MenPAN-RB, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh juga menyampaikan pesan khusus kepada ASN se-Nusantara. Ia mengajak seluruh ASN untuk terus mengabdi demi masyarakat Indonesia, bahkan ketika bekerja dalam senyap.
Melalui akun Instagram resmi BKN, Zudan menekankan pentingnya peran ASN dalam memastikan negara hadir untuk masyarakat. “Melalui pesan ini, Kepala BKN Prof. Zudan mengajak kita untuk menyadari bahwa mulai dari ruang kelas, puskesmas, laboratorium, kantor pelayanan, hingga lapangan, jutaan ASN bekerja dalam senyap demi memastikan negara terus hadir untuk masyarakat. 6,7 juta ASN, 6,7 juta cara mencintai Indonesia,” demikian keterangan unggahan tersebut.
Dalam foto yang diunggah, Zudan menyatakan bahwa tidak semua karya ASN mendapat sorotan, namun di setiap ruang kelas, meja pelayanan, dan laporan yang diteliti, denyut kehidupan bangsa dijaga. Ia menyebutkan bahwa guru, bidan, Satpol PP, peneliti, perawat, dokter, dan jutaan ASN lainnya adalah 6,7 juta cara mencintai Indonesia. “Melangkahlah, Allah SWT meridhoi setiap karya yang tulus untuk negeri,” tutupnya.
Sorotan Ketua Komisi II DPR soal Mentalitas ASN
Sebelumnya, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyoroti mentalitas sebagian ASN dalam rapat kerja bersama KemenPAN-RB, BKN, dan LAN pada Rabu (15/7/2026). Ia mengusulkan peningkatan KPI bagi seluruh birokrasi, termasuk PNS dan PPPK.
Rifqinizamy menilai bahwa digitalisasi yang telah diterapkan belum mampu mengubah performa dan mentalitas sumber daya manusia ASN. “Ekosistem digitalnya belum berubah, mentalitas sumber daya manusianya nggak berubah, masih ngabsen, pulang, ngopi, sore ngabsen lagi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa beban anggaran daerah yang besar untuk gaji pegawai berpotensi mengurangi anggaran untuk pelayanan publik lainnya. “Kalau kita pertahankan terus, kita memanusiakan para ASN, termasuk PPPK di dalamnya, tapi pada sisi yang lain kita sedang zalim dengan rakyat yang lebih membutuhkan. Sekolah nggak bisa diperbaiki, kesehatan nggak bisa diurus, jalan rusak nggak bisa kita apa-apain,” tuturnya.
Ikuti Berita7
