— Jakarta — Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, bersama jajaran Kementerian Koperasi, LPDB Koperasi, dan pengurus Dewan Koperasi Indonesia melakukan ziarah ke makam Bung Hatta di Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang akan digelar pekan depan.

Kenang Peran Bung Hatta

Ferry menegaskan Bung Hatta bukan hanya sebagai proklamator, tetapi juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia yang berperan besar dalam perkembangan gerakan koperasi di Tanah Air.

“Kehadiran kami di Makam Bung Hatta dan juga di makam Ibu Rahmi Hatta adalah untuk mengingatkan kembali perjuangan beliau. Bagi kami, seluruh perjuangan dan cita-cita dari Bung Hatta meski beliau telah tiada namun akan tetap kita lanjutkan,” ujar Ferry.

Dia menyebut semangat, kesederhanaan, dan keberpihakan Bung Hatta pada rakyat melalui koperasi menjadi teladan yang perlu dilanjutkan. Menurut Ferry, ziarah itu bukan sekadar ritual melainkan momentum untuk meneguhkan komitmen bersama melanjutkan cita-cita Bung Hatta.

“Beliau selain sebagai proklamator juga termasuk diantara salah satu tokoh-tokoh yang merintis terbentuknya koperasi, dan juga ikut merumuskan naskah Undang-Undang Dasar 45, termasuk di dalamnya Pasal 33, dan oleh karena itu tentu kita harus dan wajib menghormati jasa-jasa dan perjuangan beliau,”

Turut hadir dalam ziarah tersebut Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi, pejabat tinggi madya/pratama di lingkungan Kemenkop, jajaran direksi LPDB Koperasi, dan pengurus Dekopin.

Rangkaian Peringatan Harkopnas

Ferry menyampaikan puncak Peringatan Harkopnas ke-79 akan berlangsung pada 12 Juli 2026 di Indonesia Arena, Senayan, dengan kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Puncak peringatan akan dihadiri sekitar 20 ribu peserta. Ini menjadi tanda dimulainya gerakan koperasi baru yang lebih masif,” kata Ferry.

Beberapa rangkaian lain yang disebutkan antara lain fun run, bazar, dan car free day di Jalan Rasuna Said, Jakarta pada 19 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut akan disediakan stand-stand koperasi dari berbagai daerah.

“Diharapkan kegiatan ini akan menarik minat masyarakat untuk bisa berolahraga, sekaligus juga menikmati hasil kegiatan usaha dari berbagai koperasi,” ujar Ferry.

Pada 26 Juli 2026, Kemenkop bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya akan melaksanakan groundbreaking renovasi Gedung Kongres Koperasi di Tasikmalaya. Gedung bersejarah itu direncanakan difungsikan sebagai cagar budaya sekaligus pusat kegiatan koperasi.

Selain itu, Kemenkop akan menggelar Koperasi Award pada 29 Juli 2026 di Jakarta untuk memberi penghargaan kepada tokoh dan daerah yang berkontribusi pada perkembangan koperasi.

Titik Awal Gerakan Koperasi Nasional

Ferry menegaskan 2026 menjadi titik awal Gerakan Koperasi Nasional dengan program strategis Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kemenkop bersama pihak terkait berkomitmen menjadikan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

Dia menambahkan koperasi diharapkan kembali masuk ke sektor produksi, distribusi, industri, dan perkreditan untuk memastikan peran nyata dalam pembangunan ekonomi nasional, termasuk melalui program KDKMP.

“Gerakan koperasi bukan hanya pelengkap, tetapi harus menjadi lokomotif bagi pembangunan ekonomi rakyat,” tutup Ferry.