Jakarta – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel, kembali menjadi sorotan menjelang persidangan kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, pada Senin (26/1/2026). Noel mengklaim ada keterlibatan sebuah partai politik yang namanya mengandung huruf ‘K’ dalam kasus yang menjeratnya.
Klaim Keterlibatan Partai dan Ormas
“Partainya ada huruf K-nya. Udah itu dulu clue-nya ya,” ujar Noel seperti dikutip dari detikNews, Senin (26/1). Ia juga menyebut adanya keterlibatan organisasi masyarakat (ormas), namun lebih pada aspek aliran dana terkait kasus pemerasan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
“Alirannya bukan terlibatnya, alirannya,” jelas Noel. Ia berjanji akan memaparkan lebih lanjut mengenai warna hingga nama partai yang ditudingnya terlibat pada pekan depan. Sebelum persidangan dimulai, Noel memang kerap berbicara mengenai pihak-pihak yang diduga terlibat, bahkan menyindir perannya sebagai ‘gembong korupsi’.
Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
Immanuel Ebenezer ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker. Praktik ini diduga telah berlangsung sejak 2019 dengan modus penggelembungan biaya pengurusan dari Rp 275 ribu menjadi Rp 6 juta. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan selisih biaya yang dibayarkan oleh para pengurus sertifikat K3 mencapai Rp 81 miliar.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka baru, sehingga total menjadi 14 tersangka. Pemberitaan mengenai tudingan Noel ini akan dibahas lebih lanjut dalam program detikSore untuk menganalisis dampaknya terhadap situasi politik Indonesia.
Berita Daerah dan Kesehatan
Selain itu, detikSore juga akan mengulas peristiwa tabrak lari yang melibatkan mobil pick up dengan sejumlah motor di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Sabtu (24/1). Peristiwa ini bermula dari percobaan penculikan yang gagal oleh pelaku berinisial MDA (23). Menurut Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Zaenudin, pelaku bersama dua rekannya mencoba menculik seorang siswi berinisial M (19) dengan cara menghalangi jalan menggunakan mobil.
Topik kesehatan juga akan dibahas, khususnya mengenai polemik penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) yang gejalanya mirip dengan sakit jantung, yaitu nyeri dada. detikHealth menekankan pentingnya memahami perbedaan kedua kondisi ini untuk penanganan yang tepat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Andi Khomeini Takdir Haruni, Sp.PD, akan memberikan penjelasan dalam segmen Sunsetalk.
Seluruh ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom disiarkan secara langsung (live streaming) setiap Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Pemirsa dapat berinteraksi melalui kolom live chat. Acara ini mengusung slogan “Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!”.






