Berita

Mahasiswi di Jogja Kejar dan Tabrak Jambret HP, Akui Tak Merasa Takut

Advertisement

Yogyakarta – Eviana Adiba Agustin, seorang mahasiswi asal Kendal, Jawa Tengah, mendapat apresiasi dari Polresta Jogja atas keberaniannya mengejar dan menabrak pelaku penjambretan yang menggasak ponselnya. Peristiwa dramatis ini terjadi pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Menteri Supeno, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja.

Eviana, yang saat itu sedang dibonceng temannya, mengaku tidak merasa takut sedikit pun saat melakukan pengejaran. Ponsel miliknya yang diletakkan di dasbor motor tiba-tiba disambar oleh pelaku berinisial WY (38), yang dikenal dengan nama Koko atau Siheng. Pelaku memepet motor Eviana dari sisi kiri dan langsung mengambil ponsel tersebut.

“Jadi saya sedang dibonceng teman saya. Dari depan ADA Swalayan, saya dipepet terus dari sebelah kiri dan HP-nya langsung diambil dari dasbor sebelah kiri saya,” ujar Eviana saat ditemui di Mapolresta Jogja, Rabu (11/2/2026).

Ia menambahkan bahwa saat kejadian, jalanan cukup ramai dan mereka berjalan pelan, yang mungkin dimanfaatkan pelaku. Setelah berhasil mengambil ponsel merek Tecno Al warna hitam, pelaku langsung melarikan diri ke arah Jalan Pakel Baru Utara.

Pengejaran pun tak terhindarkan. Sesampainya di dekat SD Muhammadiyah Pakel, Eviana berhasil memepetkan motornya ke motor pelaku hingga keduanya terjatuh. “Terus saya kejar. Waktu sampai di perempatan Jalan Pakel Baru itu, saya pepet terus, motornya agak kesenggol gitu. Spontan saja sih karena ya barang berharga dicuri gitu kan ya,” papar Eviana.

Advertisement

Ia mengklarifikasi bahwa niatnya bukan untuk menabrak, melainkan memepet hingga terjadi senggolan yang membuat pelaku oleng dan terjatuh di jalan buntu. “Nggak (tidak punya niat menabrak). Kalau disebut menabrak, sebenarnya nggak ya karena itu kan waktu belok jadi saya pepet, terus ada senggolan gitu. Pelaku agak oleng, terus jatuh. Iya, jalan buntu, pelaku juga bingung-bingung kayak panik mau ke kanan gitu,” jelasnya.

Meskipun tidak memiliki latar belakang bela diri, Eviana hanya fokus pada bagaimana mendapatkan kembali barang berharganya yang berisi data penting untuk kuliah. Upayanya membuahkan hasil. Setelah pelaku terjatuh dan sempat meninggalkan motornya, Eviana berteriak ‘maling’, yang sontak menarik perhatian warga sekitar.

“Iya, waktu pelaku jatuh, terus saya teriak-teriak gitu, jadi warga langsung ikut mengamankan,” ungkap Eviana.

Ia kembali menegaskan tidak ada rasa takut selama proses pengejaran. “Nggak ada sih rasa takut-takut gitu. Nggak sih (terpikir akan dilukai pelaku), alhamdulillah nggak. Ya soalnya ya itu barang berharga ya karena file-file saya di sana juga buat kuliah juga gitu, jadi langsung spontan saja sih. Iya (ponsel) satu-satunya,” imbuhnya.

Advertisement