— Seorang penumpang LRT Jabodebek bernama Riana Evira melaporkan adanya suara keras yang terdengar dari bawah gerbong sebelum kereta yang ditumpanginya mengalami mati mesin. Insiden ini terjadi pada Rabu (22/7/2026) pagi saat kereta melaju dari Stasiun Halim menuju Stasiun Cawang di Jalur Bekasi.

Menurut Riana, suara keras tersebut terdengar di pertengahan perjalanan. Tak lama setelah itu, sistem pendingin ruangan (AC) dan beberapa lampu di dalam gerbong tiba-tiba mati. Kondisi mesin kereta juga disebutnya menjadi senyap, seolah mati total. Meskipun demikian, kereta tersebut tetap berhasil berjalan hingga tiba di Stasiun LRT Cawang.

Setibanya di Stasiun Cawang pada pukul 07.43 WIB, Riana kembali mendengar suara keras yang lebih jelas saat pintu kereta terbuka. Sebagian besar penumpang masih berada di dalam gerbong ketika suara tersebut kembali terdengar, mendorong penumpang untuk segera keluar demi keselamatan.

Setelah seluruh penumpang turun, pintu kereta tertutup. Para penumpang yang terdampak kemudian menunggu dan melanjutkan perjalanan menggunakan kereta berikutnya. Riana menyebutkan bahwa mereka tidak perlu menunggu lama, hanya sekitar 15 menit hingga kereta selanjutnya tiba.

PT KAI Minta Maaf Atas Gangguan

Menanggapi insiden tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi. Gangguan pada salah satu sarana LRT Jabodebek ini sedang dalam proses pengecekan oleh petugas di Stasiun Cawang.

Radhitya menjelaskan bahwa demi menjaga keselamatan, petugas mengarahkan seluruh pengguna untuk berpindah ke rangkaian kereta berikutnya di Stasiun Cawang. Seluruh petugas lapangan dikerahkan untuk membantu kelancaran proses perpindahan penumpang.

Insiden ini dilaporkan sempat menyebabkan keterlambatan perjalanan sekitar 10 menit. Namun, operasional LRT Jabodebek kini dilaporkan telah kembali normal. PT KAI mengimbau pengguna untuk selalu mengikuti arahan petugas dan mendapatkan informasi terbaru melalui kanal resmi LRT Jabodebek.