Sebuah tebing setinggi 15 meter di kawasan Puncak, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, dilaporkan longsor pada Rabu (4/2/2026). Peristiwa ini menyebabkan satu rumah warga rusak berat dan nyaris amblas.
Penyebab dan Dampak Longsor
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, ditambah kondisi tanah yang labil. “Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi serta tanah yang labil menyebabkan tanah longsor. Berdampak pada rumah warga,” ujar Adam, Kamis (5/2/2026).
Longsor tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada satu unit rumah milik warga bernama Badrudin. Rumah yang dihuni oleh tiga jiwa itu mengalami kerusakan berat. “Tebing longsor berukuran panjang 15 meter, tinggi 3 meter, dan lebar 4 meter. Berdasarkan hasil kaji cepat, longsor mengakibatkan satu unit rumah rusak berat pemilik atas nama Badrudin, (rumah) dihuni tiga jiwa,” jelas Adam.
Tindak Lanjut dan Pengungsian
Adam menekankan perlunya tindak lanjut segera dari dinas terkait untuk mengantisipasi potensi longsor susulan dan mencegah kerusakan yang lebih luas. Akibat kejadian ini, penghuni rumah terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya.
“Untuk sementara pemilik rumah mengungsi ke rumah anaknya di alamat yang sama. Untuk saat ini rumah yang mengalami kerusakan belum diperbaiki bila mana hujan kembali dikhawatirkan kerusakan bisa meluas. Butuh penanganan lebih lanjut dari dinas terkait,” imbuhnya.






