Bogor – Libur panjang akhir pekan atau long weekend kali ini dimanfaatkan banyak warga untuk berwisata ke kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Peningkatan volume kendaraan menyebabkan kemacetan parah di sejumlah titik di sepanjang Jalan Raya Puncak.
Kondisi Lalu Lintas di Puncak
Pantauan pada Jumat, 16 Januari 2026, arus kendaraan di Jalan Raya Puncak Bogor masih berlaku dua arah. Antrean kendaraan yang panjang terpantau di beberapa lokasi krusial. Salah satunya di Simpang Pasir Muncang, sekitar 300 meter sebelum Simpang Gadog. Kendaraan yang menuju Puncak mengular hingga ruas Tol Jagorawi.
Kemacetan juga terjadi di Simpang Gunung Geulis, yang merupakan jalur alternatif via Sentul. Di titik ini, arus kendaraan dari arah Jakarta terhambat akibat banyaknya kendaraan yang keluar masuk persimpangan.
Titik-titik lain yang mengalami kepadatan antara lain Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, dan Simpang Taman Safari. Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Bogor disiagakan di lokasi untuk mengurai kepadatan dan mengatur lalu lintas.
Rekayasa Lalu Lintas dan Volume Kendaraan
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menyatakan bahwa hingga siang hari, arus lalu lintas di kawasan wisata Puncak masih diberlakukan normal dua arah.
“Jadi kami sampaikan untuk update situasi arus lalu lintas di kawasan wisata Puncak sampai dengan siang hari ini pukul 12.30 WIB, kami masih memberlakukan normal dua arah,” ujar Ardian pada Jumat (16/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa peningkatan arus kendaraan menuju Puncak, Bogor, sudah terjadi sejak pagi hari. Rata-rata jumlah kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol Ciawi menuju Puncak Bogor mencapai 2.000 kendaraan per jam.
“Yang mana dari sejak tadi pagi mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 masih 2.000 kendaraan. Kemudian untuk jam 12 sampai dengan pukul 13.00 WIB sudah berkurang maka pukul 13.15 WIB,” kata Ardian.
Ardian menambahkan, setelah ibadah salat Jumat, antrean kendaraan yang sempat tertahan saat rekayasa one way ke atas pada pagi hari, yang sempat mencapai wilayah Cianjur, kini mulai berkurang.
“Namun usai ibadah salat Jumat tadi untuk kendaraan yang sudah terpending atau tertutup pada saat pagi hari, yakni ketika kami melaksanakan rekayasa satu arah menuju ke atas atau one way ke atas itu antrean sudah mencapai sampai dengan wilayah Cianjur. Kemudian kendaraan yang akan menuju ke Puncak sudah mulai berkurang,” imbuhnya.





