Berita

Lestari Moerdijat: Kebijakan Tepat dan Dedikasi Guru Kunci Pemerataan Akses Pendidikan

Advertisement

Jakarta – Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya kebijakan yang tepat sasaran dan dedikasi guru yang kuat sebagai kunci utama dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan di seluruh Indonesia. Ia berpendapat bahwa kombinasi kedua elemen ini sangat krusial untuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kombinasi antara kebijakan yang tepat dan dedikasi guru yang kuat sangat penting dalam membangun kemudahan akses pendidikan hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di tanah air,” ujar Lestari dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (22/2/2026).

Data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat bahwa pada tahun ajaran 2025/2026, terdapat sekitar 3,47 juta guru di Indonesia. Kemendikdasmen juga berkomitmen pada tahun 2026 untuk memfasilitasi 806.000 guru dalam pendidikan profesi guru (sertifikasi), dengan target 93% guru di Indonesia telah bersertifikasi pada tahun ini.

Lestari menyoroti bahwa tantangan mengajar di wilayah 3T tidak hanya terbatas pada akses geografis yang sulit, tetapi juga pada keterbatasan infrastruktur seperti pasokan listrik, konektivitas internet, dan sarana pembelajaran lainnya. Ia meyakini bahwa kondisi ini membutuhkan kehadiran guru-guru yang memiliki kreativitas dan dedikasi tinggi.

Advertisement

Sebagai anggota Komisi X DPR RI, Lestari mendorong perumusan kebijakan yang dapat menciptakan mekanisme sebaran guru yang adil serta dukungan insentif yang memadai. Tujuannya adalah untuk memastikan ketersediaan guru-guru kompeten di wilayah 3T.

Lebih lanjut, Lestari, yang juga merupakan anggota Majelis Tinggi Partai NasDem, sangat berharap terjalin kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempermudah akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Karena hanya dengan sumber daya manusia (SDM) yang terdidik, sebuah bangsa mampu menjawab berbagai tantangan yang datang dan mewujudkan cita-cita para pendahulu bangsa untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur secara merata di Indonesia,” pungkasnya.

Advertisement