Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Melati, menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan pendidikan di Indonesia. Melalui jalur aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat, Melati menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 866 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Penyaluran bantuan ini merupakan langkah nyata untuk memastikan bahwa anak-anak Indonesia tetap dapat mengenyam pendidikan tanpa terhalang oleh keterbatasan ekonomi keluarga.
Bantuan PIP ini diharapkan dapat mendorong para siswa untuk terus bersekolah, mengembangkan potensi diri, serta menatap masa depan dengan penuh keyakinan. Legislator dari partai yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto ini menekankan bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap anak yang tidak boleh terputus hanya karena kendala finansial.
Menurut Melati, mengawal akses pendidikan sama artinya dengan menanam investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa, terutama dalam upaya mencetak sumber daya manusia yang unggul dan memiliki daya saing tinggi. Ia merinci bahwa dana PIP dapat dialokasikan untuk berbagai keperluan pendidikan.
Manfaat Dana PIP untuk Siswa
“Dana PIP ini bisa digunakan untuk membeli buku, seragam, alat tulis, biaya transportasi hingga kebutuhan pendidikan lainnya, bahkan orang tua juga bisa memanfaatkan untuk mendukung kursus tambahan seperti bahasa asing, program atau seni, sesuai minat dan potensi anak,” ungkap Melati dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (8/1/2025).
Melati berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa untuk menunjang proses belajar mereka, baik di lingkungan sekolah formal maupun dalam pengembangan kemampuan di luar kelas. Dengan demikian, siswa tidak hanya dapat bertahan di bangku pendidikan, tetapi juga dapat tumbuh berkembang sesuai dengan bakat dan minat masing-masing.
Program Indonesia Pintar sendiri dinilai sebagai instrumen yang sangat penting dalam upaya menekan angka putus sekolah, terutama di daerah kepulauan dan wilayah dengan tantangan geografis seperti Bangka Belitung. Melalui dukungan program ini, kesenjangan akses pendidikan diharapkan dapat terus dipersempit.
“Dari Bangka Belitung, untuk Indonesia yang lebih sejahtera,” menjadi semangat yang diusung dalam penyaluran PIP kali ini. Pesan ini menegaskan bahwa pemerataan pendidikan merupakan fondasi utama yang krusial untuk membangun masa depan bangsa yang lebih adil dan berkelanjutan.






