Berita7 — Jakarta – Laporan dugaan penculikan terhadap atlet golf putri, Jesslyn Wijaya, yang terjadi di sebuah restoran di Jakarta Pusat, akhirnya dicabut oleh pelapor. Pihak kepolisian mengungkap alasan di balik keputusan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyatakan bahwa pelapor mendatangi Polres Jakarta Pusat pada hari Minggu, 19 Juli, untuk mengajukan pencabutan laporan.
Menurut AKBP Roby, alasan utama pelapor mencabut laporannya adalah karena yang bersangkutan merasa bukan keluarga dari Jesslyn dan tidak melihat langsung peristiwa yang dituduhkan sebagai penculikan. “Pelapor atas nama NA yang melaporkan, itu hubungannya adalah berteman dengan saudari J, pada hari Minggu kemarin juga sudah meminta dengan secara tertulis melayangkan pencabutan karena yang bersangkutan merasa bukan keluarga dan tidak melihat langsung,” jelas Roby.
Peristiwa dugaan penculikan ini dilaporkan terjadi pada Senin, 13 Juli malam. Sehari setelahnya, Jesslyn diketahui telah bertolak ke Kuala Lumpur. Ia pergi bersama dua orang lainnya, salah satunya adalah ayahnya.
“Tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes yang kami terima bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga dengan J,” ujar AKBP Roby Heri Saputra kepada wartawan pada Selasa, 21 Juli.
Pihak kepolisian masih terus mengupayakan keterangan dari kedua orang yang menemani Jesslyn, termasuk ayahnya, terkait peristiwa ini. “Sampai saat ini, kami masih mengundang kedua orang tersebut, termasuk ayahnya, untuk memberikan keterangan terkait peristiwa ini kepada petugas Polres Metro Jakarta Pusat,” imbuhnya.
Tim kepolisian juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasil penelusuran di lokasi kejadian menunjukkan tidak adanya kamera CCTV yang terpasang.
Ikuti Berita7
