Berita

Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel: 2 Pilot Tewas, 13 Penumpang Selamat

Advertisement

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan merinci kronologi penembakan pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation yang terjadi di Boven Digoel, Papua. Insiden ini menyebabkan dua kru pesawat meninggal dunia.

Kronologi Kejadian

Pesawat PK-SNR dengan rute penerbangan Tanah Merah (TMH) menuju Danawage/Koroway Batu (DNW) berangkat dari Bandar Udara Tanah Merah pada Kamis (12/2/2026) pukul 10.38 WIT. Pesawat tersebut membawa dua kru atau pilot dan 13 penumpang, terdiri dari 12 orang dewasa dan 1 bayi.

Menurut keterangan pers yang disampaikan Kemenhub, pesawat berhasil mendarat di Bandara Koroway Batu pada pukul 11.05 WIT. Namun, sesaat setelah mendarat, pesawat tersebut mengalami penembakan oleh orang tidak dikenal.

Korban dan Penumpang Selamat

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa, menyatakan bahwa hingga saat ini Ditjen Hubud terus berkoordinasi dengan otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke dan pegawai di Bandar Udara Koroway Batu untuk mendalami insiden ini.

Advertisement

“Pada pukul 13.26 WIT, kami mendapat informasi bahwa kedua pilot menjadi korban penembakan dan telah meninggal dunia sedangkan, 12 penumpang dan 1 bayi selamat,” ujar Lukman.

Kemenhub memastikan bahwa seluruh penumpang, termasuk satu bayi, dilaporkan selamat dalam peristiwa tragis tersebut.

Advertisement