Berita

KPK: Manajer Keuangan Perusahaan Sawit Minta Jatah ‘Uang Apresiasi’ ke Pejabat Pajak Banjarmasin

Advertisement

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Venasius Jenarus Genggor alias Venzo (VNZ), manajer keuangan PT Buana Karya Bhakti (BKB), sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengurusan restitusi pajak. Dalam prosesnya, Venzo tidak hanya menyetujui pembayaran ‘uang apresiasi’ kepada Kepala Kantor KPP Madya Banjarmasin, Mulyono (MLY), tetapi juga meminta bagian untuk dirinya sendiri.

Detail Transaksi Suap

Menurut Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, PT BKB melalui Venzo menyepakati permintaan uang apresiasi sebesar Rp 1,5 miliar kepada Mulyono. Kesepakatan ini juga mencakup adanya pembagian dana untuk Venzo.

“PT BKB melalui VNZ menyepakati permintaan tersebut dengan besaran Rp 1,5 miliar kepada MLY sebagai uang apresiasi, dengan adanya uang sharing untuk VNZ,” ujar Asep dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026).

Permintaan jatah tersebut kemudian dilakukan oleh Venzo saat bertemu dengan tersangka lain dalam kasus ini, Dian Jaya Demega (DJD), yang merupakan fiskus dan anggota Tim Pemeriksa dari KPP Madya Banjarmasin. Venzo meminta potongan 10 persen dari total ‘uang apresiasi’ yang akan diberikan kepada Dian.

“VNZ bertemu DJD untuk memberikan uang yang disepakati sebesar Rp 200 juta. Namun VNZ meminta bagian sebesar 10% atau Rp 20 juta. Sehingga DJD menerima bersih sebesar Rp 180 juta. Dari uang tersebut, telah digunakan DJD untuk keperluan pribadi,” jelas Asep.

Advertisement

Selain itu, Venzo juga menyerahkan ‘uang apresiasi’ kepada Mulyono sebesar Rp 800 juta. Sisa dana perusahaan sebesar Rp 500 juta kemudian disimpan oleh Venzo untuk keperluan pribadinya.

“Sementara, terhadap sisa Rp 500 juta dari uang apresiasi tersebut disimpan oleh VNZ untuk dirinya sendiri,” tambahnya.

Tiga Tersangka Ditetapkan

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka:

  • Mulyono (MLY) selaku Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin.
  • Dian Jaya Demega (DJD) selaku fiskus yang menjadi anggota Tim Pemeriksa dari KPP Madya Banjarmasin.
  • Venasisius Jenarus Genggor alias Venzo (VNZ) selaku Manajer Keuangan PT BKB (Buana Karya Bhakti).
Advertisement