Berita

Korlantas Polri Terjunkan ETLE Drone Patrol Presisi di Semarang dan Salatiga untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Advertisement

Jakarta – Keselamatan pengguna jalan raya menjadi prioritas utama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Guna mewujudkan hal tersebut, Korlantas Polri meluncurkan program ETLE Drone Patrol Presisi yang memanfaatkan teknologi pengawasan lalu lintas berbasis drone. Inisiatif ini telah diimplementasikan di wilayah Semarang dan Salatiga, dengan fokus pada area-area yang memiliki dinamika lalu lintas tinggi.

Pengawasan di Titik Strategis

Pada pelaksanaan hari ini, ETLE Drone Patrol Presisi dikerahkan ke tiga lokasi strategis. Kawasan Universitas Diponegoro (Undip) menjadi salah satu sasaran karena kepadatan aktivitas mahasiswa dan masyarakat. Selain itu, Rest Area KM 429 A Tol Semarang-Solo dipilih untuk memantau pengemudi jarak jauh, serta Exit Tol Salatiga yang merupakan simpul penting pertemuan arus kendaraan antardaerah. Ketiga lokasi ini dipilih karena karakteristik lalu lintasnya yang dinamis dan membutuhkan pengawasan ekstra untuk mencegah potensi kecelakaan.

Tujuan Preventif, Bukan Sekadar Menindak

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa kehadiran ETLE Drone Patrol Presisi memiliki tujuan utama sebagai langkah preventif. “Kehadiran ETLE Drone Patrol Presisi bukan semata untuk menindak pelanggaran, melainkan sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan setiap pengguna jalan,” ujar Irjen Pol Agus Suryonugroho. Ia menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi drone memungkinkan pengawasan yang presisi dan berkelanjutan tanpa menimbulkan rasa diawasi secara berlebihan atau mengganggu kelancaran lalu lintas.

Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Faizal, menjelaskan bahwa fokus pengawasan adalah pada pelanggaran yang seringkali membahayakan nyawa, terutama melawan arus lalu lintas. “Pelanggaran ini tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga mengancam keselamatan pengendara lain, termasuk keluarga, pelajar, dan pekerja yang setiap hari menggantungkan mobilitasnya pada jalan raya,” jelas Brigjen Faizal.

Proses Penindakan Elektronik dan Objektif

Setiap pelanggaran yang terekam oleh ETLE Drone Patrol Presisi akan diproses secara elektronik melalui sistem ETLE nasional. Proses ini dilakukan tanpa kontak langsung antara petugas dan pelanggar, memastikan penegakan hukum berjalan objektif dan adil. Sistem ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Advertisement

Pelaksanaan kegiatan ini diawasi secara teknis oleh Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Dwi Sumrahadi Rakhmanto. Ia memastikan seluruh perangkat dan personel bekerja optimal, serta data hasil perekaman valid dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penindakan hukum.

Lebih dari sekadar penegakan aturan, ETLE Drone Patrol Presisi diharapkan dapat membangun kesadaran bersama akan pentingnya tertib berlalu lintas sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Dengan meningkatnya kepatuhan dan disiplin di jalan raya, diharapkan perjalanan masyarakat dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan sampai tujuan dengan selamat.

Foto: ETLE Drone Patrol Presisi saat pengawasan lalu lintas berbasis teknologi di wilayah Semarang dan Salatiga (dok. istimewa)

Advertisement