— Kecelakaan beruntun terjadi di Jalur Pantura Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menewaskan 13 orang. Perincian korban menurut kepolisian: tiga meninggal di tempat kejadian, empat meninggal di RS Plumbon, dan enam meninggal di RS Bhayangkara.

Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, menyatakan, “Semuanya 13. Yang 3 orang meninggal di TKP, 4 di RS Plumbon, 6 di RS Bhayangkara.”

Identitas dan Asal Korban

Data kepolisian mencatat delapan korban tewas merupakan warga Blok Cemeti, Desa Cempeh, Kecamatan Lelea. Nama-nama yang tercantum adalah Idah, Karsini, Sanera, Yunah, Ayu, Shinta, Al, serta Warsidi—yang disebut sebagai pengemudi mobil pick up.

Ketua RT 13 Blok Cemeti, Rawid, membenarkan mayoritas korban berasal dari wilayahnya. “Betul, delapan orang itu warga kami,” kata Rawid.

Tiga korban lainnya diidentifikasi sebagai warga Blok Telukan, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener. Menurut keterangan, seluruh korban baru saja pulang usai mengantar rombongan pengantin dari Desa Parean, Kecamatan Kandanghaur.