Tangerang Selatan – Sejumlah rumah toko (ruko) di Jalan Pajak Raya, Cipadu, Tangerang Selatan, dilanda kebakaran hebat pada Minggu (1/2/2026). Para pemilik ruko, seperti Martudis (52), berupaya keras menyelamatkan barang dagangan yang tersisa dari puing-puing bangunan yang hangus.
Kerugian Miliaran Rupiah
Martudis, pemilik ruko tekstil yang menjual renda, memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai miliaran rupiah. “(Kerugian) barang sama ruko antara sekitar Rp 7-10 (miliar),” ujar Martudis saat ditemui di lokasi kebakaran, Senin (2/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa upaya penyelamatan barang dagangannya telah dimulai sejak Minggu malam, dibantu oleh teman-teman dan saudara. “Oh penyelamatan barang ya mulai dari tadi malam sih. Teman-teman banyak yang bantuin, saudara-saudara juga banyak yang bantuin,” katanya.
Martudis, yang memiliki dua ruko di lokasi tersebut, berencana menjual kembali barang dagangan yang masih bisa diselamatkan. “Ya rencana kalau masih ada yang bisa diselamatkan ya akan dijual lagi kembali,” tuturnya.
Harapan Renovasi dan Pemulihan
Ia berharap penanganan kebakaran segera selesai dan bangunan yang terbakar dapat direnovasi serta digunakan kembali. “Mudah-mudahan bisa cepat selesai dikerjain. Mudah-mudahan masih bisa ini bangunan masih bisa dipergunakan, ya kami renovasi kembali,” harapnya.
Kebakaran yang terjadi di gudang dekorasi hingga ruko tekstil di Jalan Pajak Raya tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Sebanyak 150 personel pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan api, yang baru sepenuhnya padam pada pukul 04.41 WIB.
Pada Senin pagi, bara api kembali menyala di antara tumpukan besi tua yang tertutup seng dan kayu, menimbulkan asap baru. Komandan Regu (Danru) Charlie Damkar Tangsel, Achmad, menyatakan bahwa tiga unit mobil damkar dan belasan personel dikerahkan untuk memadamkan bara api tersebut.






