Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan apresiasi dari konfederasi buruh negara-negara ASEAN terhadap pembentukan Desk Ketenagakerjaan di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Ia menyebut, para kolega dari negara tetangga bahkan menyatakan minat untuk belajar mengenai operasional desk tersebut kepada Polri.
Minat Belajar dari Negara ASEAN
“Teman-teman dari Asia Tenggara ingin belajar bagaimana Polisi Indonesia bisa membentuk Desk Ketenagakerjaan,” ujar Andi Gani usai menghadiri pertemuan tingkat tinggi konfederasi buruh se-Asia Tenggara atau ASEAN Trade Union Council (TUC) di Grand Melia Hotel, Jakarta Selatan, Rabu (3/12/2025).
Menurut Andi Gani, sejak dibentuk, Desk Ketenagakerjaan telah menunjukkan kinerja yang cepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi oleh para buruh. Ia mengklaim, setidaknya lebih dari 144 kasus ketenagakerjaan berhasil diselesaikan dalam tahun pertama operasional desk tersebut.
“Sudah 144 kasus tenaga kerja bisa diselesaikan dengan cepat dan sangat dirasakan manfaatnya oleh buruh Indonesia,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pembentukan satuan kerja khusus untuk menangani tindak pidana di bidang ketenagakerjaan oleh Polri ini merupakan yang pertama di dunia.
Polri Perkuat Desk Ketenagakerjaan untuk Ekonomi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat keberadaan Desk Ketenagakerjaan hingga ke tingkat wilayah. Langkah ini merupakan salah satu upaya strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Jenderal Sigit menekankan bahwa hubungan industrial yang harmonis merupakan kunci penting yang selaras dengan peningkatan ekonomi. Stabilitas kerja yang tercipta dari hubungan kondusif antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah, pada akhirnya akan mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.
“Tentunya yang paling utama, bagaimana kita terus menjaga iklim hubungan usaha yang baik antara buruh dan antara perusahaan,” kata Jenderal Sigit.
“Dan kita ingin pertumbuhan ekonomi di Indonesia juga semakin bertumbuh, dan tentunya buruh juga akan semakin sejahtera,” sambungnya.
Kapolri juga menegaskan bahwa Korps Bhayangkara terbuka untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai Desk Ketenagakerjaan.
“Terima kasih bahwa Desk Ketenagakerjaan diberikan apresiasi dari rekan-rekan. Dan tentunya ini menjadikan motivasi bagi Desk Ketenagakerjaan untuk terus bisa memberikan pendampingan terhadap permasalahan-permasalahan industrial,” imbuhnya.
Selamat untuk Andi Gani
Dalam kesempatan yang sama, Jenderal Sigit turut menyampaikan selamat atas terpilihnya kembali Andi Gani sebagai Presiden ASEAN Trade Union Council (ATUC) untuk periode 2026-2031.
“Saya malam ini memberikan ucapan selamat kepada Bung Andi Gani yang baru saja terpilih kembali sebagai Presiden ASEAN TUC,” ucap Sigit.
“Tentunya ini adalah organisasi buruh tingkat ASEAN yang memiliki 20 juta anggota. Ini cukup besar, dan ini juga kebanggaan bagi kita, Indonesia, karena beliau sudah terpilih,” pungkasnya.






