Berita7 — Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan pesan khusus kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia. Ia mengajak para ASN untuk terus mengabdi kepada masyarakat, meskipun pekerjaan mereka seringkali dilakukan dalam kesenyapan dan luput dari sorotan publik.
Pesan ini disampaikan Zudan melalui akun Instagram resmi BKN pada Minggu (19/7/2026). Ia menekankan pentingnya kesadaran bahwa kerja keras para ASN, dari berbagai lini pelayanan seperti kelas, puskesmas, laboratorium, hingga kantor pelayanan, berperan vital dalam memastikan kehadiran negara bagi masyarakat.
“6,7 juta ASN, 6,7 juta cara mencintai Indonesia,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut, yang juga memuat tulisan pesan dari Zudan. Ia menggarisbawahi bahwa tidak semua karya ASN mendapat perhatian luas, namun di balik layar, denyut kehidupan bangsa dijaga tetap hidup melalui dedikasi mereka.
Zudan menyebutkan bahwa pengabdian ini harus dilakukan oleh seluruh ASN tanpa memandang profesi mereka. Mulai dari guru, bidan, Satpol PP, peneliti, perawat, dokter, dan lainnya, semuanya memiliki cara unik dalam mengabdikan diri untuk negeri.
Pesan Serupa dari MenPAN-RB
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini juga telah menyampaikan apresiasi dan pesan serupa kepada seluruh ASN. Melalui surat terbuka yang diunggah di akun Instagramnya @menpanrb pada Sabtu (18/7), Rini memberikan penghargaan atas kinerja ASN dan berpesan agar mereka tetap melayani dengan tulus, meski tidak selalu terlihat.
Dalam suratnya, Rini mengakui bahwa tidak semua hari bagi ASN terasa mudah. Ia memahami adanya keterbatasan, tuntutan masyarakat yang tinggi, serta keharusan untuk tetap tersenyum melayani di tengah kelelahan pribadi atau persoalan lainnya. Namun, ia menegaskan bahwa setiap pagi ASN mengenakan seragam pengabdian, membuka ruang pelayanan, dan menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kehadiran itu berarti amanah dan ibadah. Mungkin tidak semua kerja keras Anda mendapat tepuk tangan. Mungkin tidak semua pengorbanan menjadi berita,” tulis Rini. Ia menambahkan bahwa setiap anak yang mendapatkan pendidikan lebih baik, pasien yang dilayani, bantuan yang tersalurkan, jalan yang dibangun, atau data yang dikelola dengan benar, adalah wajah nyata dari negara yang bekerja melalui tangan-tangan para ASN.
Rini mengajak seluruh ASN untuk menjadikan tantangan sebagai pemicu semangat melayani. Ia meyakini bahwa profesionalisme dan makna pengabdian sejati teruji di saat-saat penuh tantangan. Sejarah bangsa ini, menurutnya, dibangun oleh mereka yang tetap bekerja dan percaya bahwa kebaikan yang dilakukan hari ini akan menjadi warisan bagi generasi mendatang.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa masih banyak aparatur yang bekerja dalam diam dengan dedikasi luar biasa, menjadi wajah Indonesia yang sesungguhnya. Rini berpesan agar ASN terus menjadi pribadi yang berAKHLAK, menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, saling menguatkan, dan menghadirkan pelayanan berkualitas. Semangat Bangga Melayani Bangsa diharapkan menjadi fondasi budaya kerja ASN.
“Mari kita buktikan bahwa birokrasi bukan sekedar menjalankan administrasi, tetapi menjadi kekuatan yang menghadirkan harapan,” pungkas Rini, menutup suratnya yang ditandatangani pada 18 Juli 2026. Ia berpesan agar ASN terus menjadi cahaya, terus melayani, dan terus menginspirasi demi Indonesia yang maju.
Ikuti Berita7
