Berita7 — JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, melakukan inspeksi mendadak ke tiga Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di wilayah Bogor, Jawa Barat. Dalam kunjungannya, Sudaryono menerima keluhan dari Kepala SPPG Pasir Kuda mengenai tantangan dalam mendistribusikan Makanan Bergizi Ganda (MBG) kepada ibu hamil.
Kepala SPPG Pasir Kuda mengungkapkan bahwa pengiriman makanan bergizi untuk 2.800 porsi, di mana 2.000 porsi di antaranya ditujukan untuk balita, ibu menyusui, dan ibu hamil yang disalurkan melalui posyandu, menghadapi kendala tersendiri. Berbeda dengan pengiriman ke sekolah yang dapat dilakukan dalam satu titik pengumpulan besar, distribusi ke posyandu memerlukan pengantaran ke banyak lokasi karena ibu hamil tidak terkonsentrasi di satu tempat.
“Kalau sekolah kan sekali drop banyak, langsung di situ. Tapi kalau posyandu ini, ya kan ibu hamil tuh kan nggak terkonsentrasi dalam satu tempat, ya. Jadi dia ada kerepotan karena ngantar ke banyak posyandu tadi,” jelas Sudaryono menirukan keluhan tersebut usai sidak di SPPG Cipaku 02, Jumat (24/7/2026).
Meskipun demikian, Sudaryono mengapresiasi bahwa pihak SPPG Pasir Kuda tetap berhasil menjalankan operasional pengiriman MBG secara teratur dan baik. Ia menekankan bahwa tantangan tersebut masih dapat dikelola dengan baik.
“Tapi tadi saya tanya, so far so good. Jadi memang manageable, gitu, dan kita juga harus berempati,” ujar Sudaryono.
Sudaryono juga berpesan kepada seluruh kepala SPPG, pengawas gizi, akuntan, dan petugas dapur untuk menjalankan tugas dengan hati. Ia menegaskan bahwa pekerjaan di SPPG bukan semata-mata mencari uang, melainkan harus memperhatikan kualitas dan penerima manfaat.
“Jadi pesan saya kepada semua kepala-kepala SPPG, pengawas gizi, maupun akuntan dan semua petugas dapur, ya kita kerja pakai hati, gitu ya. Bekerja bukan hanya kerja nyari duit yang penting kasih makan, bukan, tapi benar-benar dilihat,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sudaryono menyatakan bahwa SPPG Pasir Kuda dan SPPG Cipaku 02 telah beroperasi dengan baik dan meminta agar kualitas layanan di kedua tempat tersebut dapat terus dipertahankan.
“Jadi sejauh ini sih so far bagus, ya. Kepala SPPG-nya oke, kemudian petugasnya juga bersih, ya. Paling apalagi apa ya, saya kira tinggal, ya tinggal dipertahankan, ya,” pungkas Sudaryono.
Ikuti Berita7

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.