Berita

Kemenkes Targetkan 130 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis di 2026

Advertisement

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan sebanyak 130 juta masyarakat dapat mengikuti program cek kesehatan gratis (CKG) pada tahun 2026. Angka ini merupakan peningkatan signifikan dari target tahun sebelumnya yang hanya mencapai 70 juta penduduk.

Peningkatan Target dan Perluasan Layanan

Direktur Jenderal (Dirjen) Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menjelaskan bahwa pada tahun 2025, program CKG telah berhasil menjangkau hampir 70 juta populasi penduduk Indonesia. Pelayanan tersebut pada tahun lalu dilaksanakan di 10.300 puskesmas.

“Jadi tahun lalu sudah tercapai hampir 70 juta populasi dari penduduk kita yang sudah menerima cek kesehatan gratis,” ujar Murti Utami di Mabes TNI, Jakarta Timur, Rabu (11/2/2026).

Memasuki tahun 2026, Kemenkes berupaya memperluas jangkauan layanan CKG. Untuk itu, Kemenkes mengajak partisipasi dari sektor swasta dan institusi lainnya untuk turut menyelenggarakan layanan cek kesehatan gratis.

“Nah tahun ini kita ingin ada keterlibatan dari swasta, dari institusi, tempat-tempat kerja, teman-teman dari TNI, Polri untuk membuka pelayanan-pelayanan cek kesehatan gratis supaya tahun ini kita bisa memeriksa sekitar 130 juta penduduk kita untuk mendapatkan cek kesehatan gratis,” tuturnya.

Advertisement

Fokus pada Tata Laksana dan Tindak Lanjut

Ke depan, Murti Utami menyatakan bahwa Kemenkes akan memfokuskan perhatian pada tata laksana program CKG. Tujuannya adalah agar masyarakat tidak hanya melakukan pengecekan kesehatan, tetapi juga mendapatkan perawatan atau pelayanan lanjutan berdasarkan hasil pemeriksaan.

“Jadi misalnya seorang yang mendapatkan pengecekan tensi tekanan darah gitu ya, terus diketahui memiliki hipertensi, ya, ini bisa langsung mendapatkan pengobatan saat mereka menerima CKG ini,” jelasnya.

Imbauan untuk Pemanfaatan Optimal

Murti Utami juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program CKG ini secara optimal. Dengan adanya pengecekan kesehatan gratis, diharapkan masyarakat dapat mendeteksi penyakit sejak dini sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

“Jadi ini adalah cek rutin yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setiap tahun. Nah yang belum, silakan memulai melakukan pemeriksaan sekarang. Kenapa? Supaya kita bisa hidup nantinya lebih sehat ke depan gitu ya. Nah kita lebih baik tahu lebih dulu apa yang terjadi dari kesehatan kita, kalau memang bisa kita obati lebih awal akan lebih baik,” pungkasnya.

Advertisement