Berita7 — Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjalin kolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meningkatkan upaya pencegahan korupsi di daerah. Langkah ini diambil menyusul maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kepala daerah.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa Kemendagri dan KPK akan menyambangi 10 klaster wilayah di seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pencegahan korupsi secara masif.
“Ke depan kita akan datang ke 10 titik 10 tempat ya, yang dihadiri nanti oleh kepala daerah, wakil kepala daerah, kemudian juga DPRD-nya, pimpinan DPRD, kemudian juga Sekda, pimpinan perangkat daerahnya, terutama yang membidangi pekerjaan umum, pendidikan, kesehatan, keuangan, aset, pengadaan barang dan jasa, manajemen pemerintahan, manajemen sumber daya manusia, ASN pelayanan publik,” ujar Tito setelah pertemuan di Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026).
Setiap klaster wilayah akan mencakup dua hingga tiga provinsi dan materi pencegahan korupsi akan disampaikan dalam sesi dua hari. Rencananya, kegiatan ini akan dimulai minggu depan dan diselenggarakan di kantor gubernur provinsi yang ditunjuk sebagai tuan rumah.
Selain itu, Kemendagri juga akan fokus memetakan anggaran daerah yang dinilai tidak efisien. Tim gabungan dari KPK dan Kemendagri akan bekerja sama untuk mengidentifikasi dan menginventarisir anggaran-anggaran tersebut agar dapat dioptimalkan.
Tito menambahkan bahwa Kemendagri telah memetakan area-area potensial terjadinya korupsi di pemerintahan daerah. Setidaknya ada delapan area utama yang menjadi perhatian khusus dalam langkah pencegahan korupsi.
Berikut adalah daftar 10 klaster wilayah yang akan dikunjungi:
- Klaster 1: Wilayah Sumatera bagian Utara
- Klaster 2: Wilayah Sumatera bagian Tengah
- Klaster 3: Wilayah Sumatera bagian Selatan
- Klaster 4: Wilayah Jawa bagian Barat
- Klaster 5: Wilayah Jawa bagian Tengah
- Klaster 6: Wilayah Jawa Timur dan Bali
- Klaster 7: Wilayah Nusa Tenggara
- Klaster 8: Wilayah Kalimantan
- Klaster 9: Wilayah Sulawesi
- Klaster 10: Wilayah Maluku
Ikuti Berita7
