Kemenag Akan Keluarkan Himbauan Tarawih Dirumah Apabila Kondisi Pandemi Covid-19 Tak Berubah Jelang Ramadhan

by -
Kemenag Akan Keluarkan Himbauan Tarawih Dirumah Apabila Kondisi Pandemi Covid-19 Tak Berubah Jelang Ramadhan
Zulkarnain Umar Kepala Kementerian Agama Kota Batam. (Foto: Agung Dedi Lazuardi/berita7)

berita7.co.id BATAM – Kementrian Agama Kota Batam telah menetapkan ramadhan tahun ini, jatuh pada 24 April mendatang. Tak hanya itu, Kemenag juga telah menerbitkan jadwal imsakiyah dan menyiapkan berbagai amalan ramadhan seperti penetapan pembayaran zakat fitrah, fidiyah dan lain-lain.

Meskipun begitu, Kepala Kementrian Agama Kota Batam Zulkarnain Umar mengatakan, penetapan masuknya ramadhan ditentukan oleh tim di Kementrian Agama. Namun untuk memastikan itu, pihaknya masih menunggu tim hisab dan rukyat secara nasional.

“Tapi untuk kepastian nanti dari penetepan nasional melaui tim hisab dan rukyat, Kita tetap menunggu itu, dan yang kami tetapkan itu sesuai kalender, ” Ujarnya, Jumat (03/04/2020).

Disinggung tentang pelaksanaan sholat tarawih, Zulkarnain menjelaskan masih menunggu arahan pemerintah pusat dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengingat hingga saat ini, akibat pandemi covid-19, MUI mengeluarkan fatwa agar masyarakat melakukan ibadah dirumah, dan sejumlah masjid ditutup sementara, untuk memutus penyebaran corona.

“Tentu kita akan menunggu arahan pemerintah dan MUI apakah bisa melaksanakan tarawih di masjid atau tidak,” Jelasnya.

Namun, jika kondisi sama seperti saat ini yang dilakukan oleh pemerintah yaitu social distancing, ataupun karantina wilayah, untuk mencegah penyebaran virus corona, maka pihaknya akan tetap menghimbau agar melaksanakan ibadah tarawih dirumah.

“Jadi sampai nanti ramadhan, apabila ini masih berlanjut tentu akan kita sampaikan lagi kemasyarakat kita akan menghimbau untuk ibadah tarawih dirumah masing-masing,” Tegasnya.

Zulkarnain berharap, hingga tiba ramadhan, kondisi bisa membaik, sehingga pemerintah bisa mempersilahkan masyarakat untuk beribadah tarawih secara berjamaah.

“Kalau pemerintah mempersilahkan, alhamdulillah kita bisa menjalankan ramadhan seperti tahun-tahun sebelumnya, ” Ucapnya.

Hingga saat ini, Kemenag juga belum membahas secara khusus bersama Majelis Ulama dan Pemerintah Kota tentang pelaksanaan ibadah ramadhan kedepan, dan masih menunggu perkembangan upaya pemerintah memerangi covid-19.

“Tentu perkembangan akan terus berlajut, dan pastinya kita akan bicarakan kepemerintah kota, kalau memang kondisinya seperti sekarang, kami akan mengeluarkan himbauan tarawih dirumah,” Tutupnya. (Agung Dedi Lazuardi)