Berita

Kapolri dan Wakapolri Melayat ke Rumah Duka Eyang Meriyati Hoegeng di Depok

Advertisement

Depok – Istri dari Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Hoegeng atau yang akrab disapa Eyang Meri, meninggal dunia pada usia 100 tahun. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo turut berduka dan melayat ke rumah duka Eyang Meri di Pesona Khayangan, Depok, pada Selasa (3/2/2026) malam.

Kunjungan Kapolri dan Jajaran

Pantauan di lokasi, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tiba di rumah duka pada pukul 22.43 WIB. Ia tampak didampingi oleh Komjen Dedi Prasetyo. Keduanya terlihat mengenakan peci. Jenderal Sigit juga menyempatkan diri untuk bersalaman dengan anak kedua Eyang Meri, Aditya Soetanto Hoegeng, serta cucu almarhumah, Krisnadi Ramajaya Hoegeng atau Rama Hoegeng.

Setelah bersalaman dengan keluarga, Kapolri beserta rombongan, termasuk Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada dan Asisten Kapolri Bidang SDM (As SDM) Irjen Anwar, memasuki rumah persemayaman. Di dalam, mereka sempat memanjatkan doa dan menyampaikan belasungkawa terdalam kepada pihak keluarga yang ditinggalkan.

Riwayat Hidup Eyang Meri

Eyang Meri meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Beliau menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa (3/2) pukul 13.25 WIB. Jenazah almarhumah disemayamkan di Pesona Khayangan, Depok.

Advertisement

Meriyati Hoegeng lahir pada 23 Juni 1925. Beliau merupakan putri dari pasangan Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe. Meriyati dan Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso menikah pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta. Pernikahan mereka dikaruniai tiga orang anak: Renny Soerjanti Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng, dan Sri Pamujining Rahayu.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Wiyagus juga telah melayat ke rumah duka.

Saat perayaan ulang tahunnya yang ke-100 pada Senin (23/6) lalu, Eyang Meri sempat mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh Kapolri dan jajaran. “Saya hanya bisa berdoa semoga semuanya keadaan sehat, selamat dalam lindungan Allah SWT,” ujar Eyang Meri kala itu.

Advertisement