PALEMBANG, CNN Indonesia – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Sandi Nugroho menghadiri pengajian Ramadan 1447 Hijriah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel di Masjid Ar-Ra’iya, Kompleks DPRD Sumsel. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat stabilitas keamanan melalui pendekatan religius dan kebersamaan.
Kehadiran Irjen Sandi dalam Safari Ramadan ini menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam mengedepankan soft approach serta strategi cooling system guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Sumsel tetap kondusif. Pengajian ini juga memperkuat soliditas Forkopimda.
Perkuat Kolaborasi Lintas Instansi
Ketua DPRD Sumsel mengapresiasi kehadiran Irjen Sandi dan jajaran. Ia menekankan bahwa bulan suci Ramadan harus menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat kolaborasi lintas instansi demi pembangunan Sumsel yang berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra, yang mewakili Gubernur Sumsel Herman Deru, menyebut bahwa sinergi Forkopimda menjadi pondasi utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, pembangunan daerah akan berjalan optimal apabila keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga secara konsisten.
Integritas dan Amanah Pemimpin Publik
Dalam sesi tausiyah, penceramah mengingatkan jemaah tentang pentingnya integritas, amanah, dan tanggung jawab sebagai pemimpin maupun pelayan publik. Pesan tersebut selaras dengan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik.
Peran Strategis Kegiatan Keagamaan
Melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu’min Wijaya, Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho menegaskan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran strategis dalam memperkuat stabilitas keamanan daerah. “Bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memandang kegiatan keagamaan sebagai pondasi membangun kebersamaan dan mempererat silaturahmi. Melalui momentum Safari Ramadan ini, koordinasi antarunsur Forkopimda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan akan semakin solid dan harmonis,” ucap Kombes Nandang, Sabtu (21/2/2026).
Kombes Nandang menambahkan bahwa penyampaian pesan kamtibmas dalam suasana religius cenderung lebih efektif. “Pesan-pesan kamtibmas yang disampaikan dalam suasana Ramadan akan lebih mudah diterima masyarakat. Kami berharap partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat hingga perayaan Idul Fitri mendatang,” katanya.
Sebagai penutup, jajaran Forkopimda melaksanakan salat Tarawih berjamaah dan ramah tamah. Suasana kebersamaan yang terbangun sepanjang kegiatan mencerminkan kuatnya soliditas antarinstansi dalam menjaga kerukunan, stabilitas, dan keamanan wilayah Sumsel. Polda Sumsel mempertegas komitmennya untuk menjaga keamanan berbasis kebersamaan, spiritualitas, dan sinergi lintas sektor. Dengan pendekatan preventif dan humanis, Kapolda Sumsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas yang aman, damai, dan sejuk selama bulan Ramadan.





