— PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat pertumbuhan layanan angkutan retail melalui KALOG Express pada Semester I 2026. Perusahaan mengelola 34.651 ton barang retail, naik 17 persen dibandingkan 29.573 ton pada periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan volume juga tercermin dari jumlah kiriman yang ditangani KALOG Express sepanjang Januari–Juni 2026, mencapai sekitar 1,67 juta paket. Ragam komoditas yang dikirim meliputi paket, sepeda motor, sepeda, elektronik, hingga hewan peliharaan.

Lonjakan Pengiriman Musiman

Aktivitas masyarakat selama libur pendidikan menjadi salah satu faktor pendorong. Pada Juni 2026, KALOG Express mencatat rekor bulanan dengan volume pengiriman 6.170 ton.

Salah satu kontributor utama adalah layanan pengiriman sepeda motor, yang meningkat menjadi sekitar 13.000 unit pada Juni. Secara kumulatif hingga Semester I 2026, KAI Logistik menyatakan telah mendistribusikan sekitar 70.000 unit sepeda motor ke berbagai daerah di Indonesia.

Penguatan Kapasitas dan Jaringan

Untuk menampung kenaikan permintaan, perusahaan memperkuat kesiapan operasional melalui peningkatan kapasitas angkut dan perluasan titik layanan. Sejak Mei 2026, kapasitas layanan KA ONS Utara relasi Jakarta Gudang–Surabaya (PP) diubah menjadi 55.000 kilogram per hari untuk keberangkatan dari Jakarta dan 50.000 kilogram per hari dari Surabaya.

Sedangkan layanan KA ONS Tengah relasi Jakarta Gudang–Malang (PP) meningkat dari 70.000 kilogram menjadi 92.000 kilogram per hari. Selain itu, KAI Logistik menambah 16 titik service point KALOG Express di sejumlah wilayah Pulau Jawa, termasuk Jakarta, Bandung, Magetan, Sleman, Bojonegoro, dan Surabaya.

Transformasi Digital

Perusahaan juga mengembangkan transformasi digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX untuk menghadirkan pengalaman pengiriman yang lebih mudah, cepat, dan transparan. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi meningkatkan layanan logistik yang modern dan inklusif.

“Pertumbuhan layanan KALOG Express sejalan dengan meningkatnya kebutuhan jasa pengiriman di Indonesia. Kami akan terus memperkuat layanan melalui digitalisasi, perluasan jaringan, dan peningkatan kapasitas operasional agar dapat memberikan layanan logistik yang semakin andal, efisien, dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Kami optimistis dapat terus menjaga momentum pertumbuhan sekaligus berkontribusi lebih besar bagi sektor logistik nasional,”

— Aniek Dwi Deviyanti, Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik.