Berita

Jumlah Pengungsi Bencana Sumatera Turun Drastis Jadi 47 Ribu, Mayoritas di Aceh

Advertisement

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan adanya penurunan signifikan jumlah pengungsi korban banjir di Sumatera. Saat ini, tercatat sebanyak 47.462 jiwa masih mengungsi.

“Jumlah pengungsi ini terjadi penurunan yang cukup signifikan. Puncak pengungsi tanggal 8 Desember 2025 itu mencapai 1.057.482 jiwa. Per tanggal 7 Februari kemarin sudah dihitung langsung di lapangan sudah tinggal 47.462,” ujar Suharyanto dalam jumpa pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Wilayah Sumatera di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).

Data yang dipaparkan Suharyanto menunjukkan bahwa pengungsi terbanyak berasal dari Aceh dengan jumlah 38.276 orang. Diikuti oleh Sumatera Utara sebanyak 7.341 orang, dan Sumatera Barat sebanyak 1.845 orang.

Suharyanto menambahkan, pengungsi yang masih berada di tenda akan diprioritaskan untuk direlokasi ke hunian sementara (huntara) tahap pertama. Saat ini, para pengungsi tersebar di berbagai lokasi seperti gedung pemerintahan, masjid, rumah kerabat, dan tenda.

Atensi Khusus untuk 11 Daerah Terdampak

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Wilayah Sumatera, Tito Karnavian, menyatakan bahwa 52 kabupaten/kota di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh terdampak bencana hidrometeorologi. Dari jumlah tersebut, tersisa 11 daerah yang masih memerlukan perhatian khusus.

Advertisement

“Sebelas perlu atensi khusus,” kata Tito dalam paparannya.

Pemerintah berupaya agar para pengungsi tidak terlalu lama tinggal di tenda. Bagi rumah yang mengalami rusak ringan, pengungsi akan menerima bantuan uang tunai sebesar Rp 15 juta. Untuk kerusakan sedang, bantuan yang diberikan adalah Rp 30 juta. Sementara itu, bagi rumah yang rusak berat atau hilang, pemerintah menyiapkan huntara, atau pengungsi dapat tinggal di rumah keluarga maupun menyewa dengan bantuan Rp 1,8 juta per bulan selama tiga bulan.

Berikut adalah daftar 11 kabupaten/kota yang memerlukan atensi khusus pascabencana Sumatera:

  • Sumatera Barat: Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam
  • Sumatera Utara: Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah
  • Aceh: Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Bireun, Kabupaten Gayo Lues
Advertisement