Berita

Jenazah Pelatih Valencia dan Anak Dikremasi di Bali, Abu Dibawa ke Spanyol

Advertisement

Jenazah pelatih sepak bola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, beserta putrinya yang berusia 12 tahun, telah menjalani proses kremasi di Bali. Abu jenazah keduanya rencananya akan dibawa kembali ke Spanyol setelah proses kremasi selesai.

Proses Kremasi di Bali

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Labuan Bajo, Budi Widjaja, mengonfirmasi bahwa proses kremasi telah dilaksanakan di Bali. “Sudah kremasi di Bali,” ujar Budi, yang juga bertindak sebagai pendamping keluarga korban di Labuan Bajo, kepada detikBali, Selasa (6/1/2026).

Budi menjelaskan bahwa kremasi dilakukan karena kondisi jenazah Fernando dan putrinya tidak memungkinkan untuk disimpan dalam jangka waktu lama sebelum dipulangkan ke negara asal mereka, Spanyol. “Ya, nanti abu dibawa,” tambahnya, mengindikasikan bahwa abu jenazah akan dibawa pulang oleh keluarga.

Advertisement

Penemuan Jenazah

Jenazah Martin Carreras Fernando ditemukan mengapung di perairan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, tidak jauh dari lokasi kapal yang ditumpanginya tenggelam pada Minggu (4/1/2026). Sebelum dibawa ke Bali untuk dikremasi, jenazah Fernando sempat dititipkan di RSUD Komodo Labuan Bajo.

Sementara itu, jenazah putrinya ditemukan mengapung di perairan Pulau Serai, yang lokasinya berdekatan dengan penemuan jasad Fernando, pada 29 Desember 2025. Jenazah sang putri kemudian dibawa ke Bali pada 31 Desember 2025.

Advertisement