Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengumumkan kabar gembira bahwa Indonesia kini resmi memiliki hotel di Makkah, Arab Saudi. Kepemilikan aset ini merupakan hasil dari keberhasilan Indonesia memenangkan proses bidding.
Diplomasi Sukses Rosan Roeslani
Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, dalam sebuah retret kabinet. Pemerintah mengapresiasi upaya diplomasi yang dilakukan oleh Rosan Roeslani yang dinilai luar biasa dan berhasil membawa kabar baik ini bagi Indonesia.
“Tadi sudah sempat disampaikan juga keberhasilan pemerintah Republik Indonesia untuk pertama kalinya kita bisa memiliki Kampung Haji di Arab,” ujar Prasetyo Hadi kepada wartawan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Prasetyo Hadi menambahkan, “Jadi Bapak Rosan melaporkan bahwa kita telah memenangkan bidding dan kita telah sekarang memiliki hotel sendiri di Makkah yang ini atas diplomasi yang luar biasa dari Bapak Presiden.”
Perubahan Aturan Arab Saudi
Lebih lanjut, Prasetyo Hadi menuturkan bahwa ini adalah kali pertama pemerintah Arab Saudi mengubah aturan yang memungkinkan sebuah negara untuk memiliki aset di wilayahnya. Ia menilai kebijakan ini sebagai salah satu “kado” istimewa bagi bangsa Indonesia dan membawa manfaat besar, khususnya bagi umat Islam.
“Untuk pertama kalinya pemerintah Arab Saudi merubah aturan untuk sebuah negara bila bisa memiliki aset di Arab Saudi. Saya kira itu menjadi salah satu kado bagi bangsa Indonesia dan bagi umat Islam khususnya,” tuturnya.






