Seorang anak perempuan berusia 6 tahun asal Indonesia meninggal dunia setelah ia dan ibunya ditabrak oleh sebuah mobil di kawasan Chinatown, Singapura. Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura telah memberikan informasi terkini mengenai kondisi sang ibu yang masih menjalani perawatan intensif.
Kondisi Ibu dalam Perawatan Intensif
Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Singapura, Rizki Kusumastuti, menyatakan bahwa ibu dari almarhumah bocah WNI tersebut saat ini masih dalam perawatan di Singapore General Hospital (SGH). “Saat ini beliau masih menerima perawatan di High Dependency Unit (HDU), SGH,” ujar Rizki saat dihubungi pada Selasa, 10 Februari 2026.
Rizki menambahkan, pihaknya berharap kondisi ibu tersebut dapat segera membaik, meskipun ia mengakui bahwa proses pemulihan akan membutuhkan waktu. “Kami berharap kondisi beliau semakin membaik, tetapi pasti membutuhkan waktu ya,” tuturnya.
Sopir Penabrak Telah Menjadi Tersangka
Sopir mobil yang menabrak ibu dan anak WNI tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Singapura. Penyelidikan mendalam terkait insiden ini masih terus dilakukan oleh pihak berwenang setempat.
“Singapore Police Force masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman kejadian tersebut. Sejauh informasi yang kami terima, yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Rizki.
Menurut Rizki, sopir tersebut telah ditahan pada hari yang sama ketika peristiwa kecelakaan terjadi. Ia memastikan bahwa proses hukum terhadap pelaku akan terus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku di Singapura. “Sejak hari pertama kejadian, SPF sudah langsung melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan,” katanya.
Namun, Rizki juga menjelaskan bahwa berdasarkan hukum di Singapura, seseorang tidak dapat ditahan lebih dari 48 jam apabila belum ada keputusan penahanan resmi dari Pengadilan. “Namun sesuai dengan aturan hukum di Singapura, seseorang tidak bisa ditahan lebih dari 48 jam jika belum ada keputusan penahanan oleh Pengadilan,” terangnya.
Kronologi Kejadian
Sebelumnya, seorang anak berusia 6 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya setelah ia dan ibunya ditabrak mobil di Chinatown, Singapura. Keduanya diketahui merupakan turis asal Indonesia.
Dilansir dari Malaymail yang mengutip laporan The Straits Times pada Minggu, 8 Februari 2026, insiden tersebut terjadi di area parkir di sebelah Kuil Relik Gigi Buddha di South Bridge Road sekitar pukul 11.50 pagi pada tanggal 6 Februari 2026. Awalnya, ibu berusia 31 tahun dan anak perempuannya tersebut dilaporkan sadar saat dibawa ke Rumah Sakit Umum Singapura. Namun, sang anak akhirnya meninggal dunia karena luka-luka yang dialaminya.





